Pemerintah Sudah Miliki Desain Hilirisasi Mineral Lewat MIND ID, Ini Manfaatnya
JAKARTA, investortrust.id – Hilirisasi mineral batu bara menjadi salah satu program pemerintah yang berdampak signifikan dalam penguatan kedaulatan ekonomi nasional. Pasalnya, Indonesia dapat mengurangi ekspor bahan mentah dan mengolahnya di dalam negeri agar menjadi produk hilir bernilai tambah.
Pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Universitas Indonesia Toto Pranoto menyampaikan, pemerintah sudah memiliki desain penguatan kinerja ekonomi yang sangat baik khususnya dengan hilirisasi mineral. "Program ini disematkan secara langsung kepada holding pertambangan, MIND ID," kata dia di Jakarta, Rabu (19/2/2205).
Baca Juga
Soal UMKM Diizinkan Kelola Tambang, Anindya: Ada Peluang Kerja Sama dengan Kadin
Dia berpendapat, pelaksanaan hilirisasi yang masif akan meningkatkan nilai tambah dari sumber daya mineral dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap ekspor bahan mentah.
Toto melanjutkan, program hilirisasi memberikan dampak positif dalam penyerapan tenaga kerja di daerah. Dengan pembangunan fasilitas pengolahan serta infrastruktur pendukung, lapangan pekerjaan baru dapat meningkat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. “Penyerapan tenaga kerja khususnya terjadi di daerah-daerah yang menjadi pusat industri hilirisasi,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Toto berharap, pemerintah perlu memperhatikan cadangan bahan baku mineral batu bara demi keberlanjutan program hilirisasi jangka panjang. Di samping itu, pemerintah harus memastikan penyerapan produk hilirisasi mineral batu bara agar dapat diolah lebih lanjut pada sektor industri manufaktur, guna memastikan peningkatan nilai tambah hingga produk konsumer akhir.
Adapun, MIND ID bersama anggota holding, seperti PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Timah Tbk, hingga PT Vale Indonesia Tbk, berkomitmen menjalankan fungsinya sebagai penggerak hilirisasi mineral pertambangan di Indonesia.
Pada 2024, beberapa proyek strategis berhasil direalisasikan, di antaranya injeksi perdana smelter grade alumina refinery (SGAR) yang menjadi penghubung bagi hilirisasi aluminium dari hulu hingga hilir di Indonesia.
Baca Juga
ESDM Izinkan Ormas Keagamaan, Koperasi, dan UMKM Gaet Kontraktor untuk Kelola Tambang
Selain itu, MIND ID melalui PT Freeport Indonesia merealisasikan pembangunan smelter tembaga di Gresik, yang merupakan salah satu smelter single line terbesar di dunia, dengan kapasitas pengolahan konsentrat tembaga sebesar 1,7 juta ton per tahun.

