Proyek Tol Akses Patimban Tak Jadi Rampung 2025, Kenapa?
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengatakan, proyek Tol Akses Patimban batal rampung di tahun 2025 karena imbas keterbatasan anggaran pemerintah. Namun, pihaknya tetap menargetkan tol tersebut bisa beroperasi mulai kuartal II-2026.
“Sebagian sudah kelar, sebagiannya lagi kita kerjain. Apakah optimistis rampung tahun ini, kayaknya bertahap, karena duitnya enggak ada. Disesuaikan dengan ketersediaan uangnya bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati),” kata Dody saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025).
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) periode 2014-2024 menargetkan konstruksi Tol Akses Pelabuhan Patimban sepanjang 37,05 kilometer (km) akan selesai pada tahun 2025.
Sebagai informasi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melalui anak usahanya PT Jasamarga Akses Patimban (JAP) telah mendapatkan modal tambahan untuk membangun Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Jawa Barat.
Perseroan mendapatkan suntikan kredit sindikasi senilai Rp 3,96 triliun dari PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BBCA) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Kredit tersebut akan digunakan JAP untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Akses Patimban, khususnya pada Seksi I Junction Cipeundeuy-Simpang Susun (SS) Cipeundeuy dan Seksi II SS Cipeundeuy-SS Pasir Bungur dengan total panjang 14,11 km.
Direktur Utama PT JAP, Victor Nazarenko Mahandre mengapresiasi kepercayaan yang diberikan para kreditur. Dukungan modal tersebut dapat menjadi pondasi penting bagi perseroan untuk menyelesaikan pembangunan Seksi 1 dan Seksi 2 Tol Akses Patimban dengan standar kualitas terbaik.
“Jalan Tol Akses Patimban akan menjadi penghubung vital antara Kawasan Industri di Jawa Barat dan Pelabuhan Patimban, sekaligus menjadi alternatif jalur bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu, Subang, Purwakarta, dan Karawang,” jelas Victor dalam keterangannya, Rabu (18/12/2024) lalu.
Baca Juga
Progres Proyek Tol Patimban Waskita Karya (WSKT) Capai 29,09%
Sebagai catatan, Jalan Tol Akses Patimban merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan terhubung dengan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Junction Cipeundeuy, KM 89+475. Proyek ini dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Tol Akses Patimban terdiri atas lima seksi dengan total panjang 37,05 km. PT JAP mengerjakan dua seksi yaitu Seksi I Junction Cipeundeuy-SS Cipeundeuy dan Seksi II SS Cipeundeuy-SS PasirBungur dengan total panjang 14,11 km.
Sementara itu, untuk pembangunan Seksi III SS Pasir Bungur-SS Tambak Dahan, Seksi IV SS Tambak Dahan-SS Pusakanagara dan Seksi V SS Pusakanagara-Patimban dengan total panjang 22,94 km akan dikerjakan oleh pemerintah melalui empat paket pekerjaan. Jalan Tol Akses Patimban ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal II-2026.
“Proyek ini tidak hanya mendukung kelancaran logistik nasional, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di sekitar wilayah operasional tol,” tutur Victor.

