Mulai 1 September 2024, KA Menoreh dan KA Lodaya Gunakan Kereta Ekonomi New Generation
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan mengoperasikan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA Menoreh relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Pasarsenen (pulang-pergi/pp) terhitung mulai 1 September 2024.
Hal itu disampaikan Vice President Public Relations KAI, Anne Purba dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta pada Jumat (30/8/2024).
Selain KA Menoreh, menurut Anne, KAI juga melakukan penggantian satu trainset kereta new generation untuk operasional KA Lodaya relasi Solo Balapan-Bandung (pp). Sehingga semua perjalanan KA Lodaya per 1 September 2024 sudah menggunakan kereta new generation.
“Upgrade kereta kelas ekonomi tersebut menggantikan jenis kursi berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi dengan 72 tempat duduk,” kata Anne.
Baca Juga
KAI Ubah Sejumlah Jadwal Perjalanan Kereta Api Mulai 1 September 2024
Ia menambahkan, kursi pada kereta ekonomi new generation sudah berjenis captain seat yang akan meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan waktu tempuh yang panjang, karena memiliki desain kursi yang ergonomis dilengkapi fitur pengatur kemiringan (reclining) dan bisa disesuaikan searah laju KA ataupun berhadapan (revolving).
“Peningkatan pelayanan pada KA kelas ekonomi ini adalah wujud komitmen KAI dalam mendengarkan kebutuhan dan masukan dari para pelanggan, untuk terus meningkatkan pelayanan dan customer experience. Sehingga tetap relevan dan adaptif dengan perkembangan zaman dan profil pelanggan,” imbuh Anne.
Selain pada kursi, lanjutnya, kereta ekonomi new generation versi modifikasi ini juga dilakukan pada interior kereta dengan ditambahkan Public Information Display System (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu di dalam kabin kereta.
“Interior kereta juga dimodifikasi menyerupai kereta eksekutif seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah, dengan sentuhan aksen kayu pada bagian jendela yang memberikan kesan klasik dan elegan,” tandas Anne.
Baca Juga
KAI Ungkap Alasan Kereta Double Decker Belum Bisa Beroperasi di Indonesia
Tak hanya itu, menurut Anne, modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan penggunaan toilet duduk dilengkapi wastafel dan hand dryer. Selain itu tersedia tempat ibadah di kereta restorasi.
Anne mengatakan, KA Menoreh new generation ini merupakan hasil inovasi sarana yang dilakukan oleh Balai Yasa Manggarai di Jakarta.
Sebelumnya, KAI telah meluncurkan kereta ekonomi new generation versi modifikasi pada KA Jaka Tingkir relasi Purwosari–Pasar Senen (pp), KA Jayabaya relasi Pasarsenen–Malang (pp), KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng (pp), dan KA Blambangan Ekspres relasi Semarang Tawang Bank Jateng–Ketapang (pp).
Kereta ekonomi new generation versi modifikasi selanjutnya adalah KA Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng–Solo Balapan (pp), KA Majapahit relasi Pasarsenen-Malang (pp), dan KA Lodaya relasi Solo Balapan-Bandung (pp).
Baca Juga
Tren Kereta Perkotaan Terus Meningkat, KAI Bidik Angkut 2,5 Juta Penumpang di Tahun 2025
“KAI menargetkan pada tahun 2024 untuk mengubah sebanyak 60 kereta ekonomi kursi tegak berhadapan menjadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi,” jelas Anne.
Hingga 30 Agustus 2024, menurutnya, sudah tercatat sebanyak 42 kereta yang telah dimodifikasi. Selanjutnya, sebanyak 52 kereta lainnya akan mengalami modifikasi serupa pada tahun 2025 mendatang.
“KAI akan terus meningkatkan kenyamanan kereta api. Harapannya, minat masyarakat semakin besar untuk menggunakan transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” tutup Anne.

