ID Food Ungkap Perannya Capai 3 Pilar Ketahanan Pangan RI, Cek
JAKARTA, Investortrust.id - Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha Holding BUMN Pangan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food, Dirgayuza Setiawan menyebutkan ada 3 pilar yang harus dipenuhi sebuah negara untuk mencapai ketahanan pangan.
"Yang pertama pangan itu harus tersedia, yang kedua pangan itu harus terjangkau, yang ketiga pangan itu harus berkualitas," ucap Yuza saat berbincang dengan Investortrust.id belum lama ini di Gedung ID Food, Jakarta.
Yuza pun menjelaskan bahwa ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan tersebut saling berkaitan. Pasalnya, kedua konsep ketahanan pangan itu dipengaruhi oleh penawaran serta pemintaan atau yang disebut supply dan demand.
Baca Juga
"Itu kan (terkait) supply demand. Kalau harganya tinggi, biasanya karena barangnya berbatas," terangnya.
Lantas bagaimana peran ID Food dalam mencapai ketahanan pangan di Tanah Air? Yuza menjelaskan bahwa pihaknya berada di bawah Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan.
Untuk mencapai itu, ID Food bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menangani ketersediaan pangan. ID Food sendiri menangani 9 komoditas, di antaranya daging ruminansia, daging unggas, cabai, ikan, bawang putih, telur, gula, minyak goreng, dan bawang merah.
"Misalkan contoh yang di-handle ID Food, kita lihat di tingkat eceran untuk harga telur. Lagi naik tuh telur. Kita lihat, misalkan di provinsi-provinsi, terutama yang besar. Itu harganya masih oke," paparnya.
"Tapi di provinsi lain, ada yang harganya di atas yang ditentukan pemerintah. Nah, ini berarti ID Food harus fokus sediakan di daerah-daerah itu," tandas Yuza.

