Kunjungi Korsel, Menhub Bahas Upaya Penyelesaian Feasibility Study dan Pembiayaan LRT Bali
SEOUL, investortrust.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Wakil Menteri Infrastruktur, dan Transportasi Korsel Sangwoo Park, untuk membahas upaya penyelesaian feasibility study (FS) dan pembiayaan pembangunan transportasi massal Light Rail Transit (LRT) di Bali.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Korea Territorial Development Museum, Seoul, Korsel, Menhub menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen membangun transportasi massal perkotaan untuk mengatasi permasalahan kemacetan di sejumlah wilayah Indonesia, salah satunya yaitu di Bali. “Kami akan fokus untuk memulai pembangunan LRT Bali Tahap 1 yaitu dari Bandara Ngurah Rai hingga Central Park,” kata Menhub dalam keterangan pada Rabu (10/01/2024).
Baca Juga
FS Dimulai 2023
Menhub menjelaskan, pemerintah mengundang Korsel untuk bekerja sama membangun proyek transportasi massal berbasis rel pertama yang ada di Bali, dengan FS dilakukan oleh Korea National Railways dan pembiayaan grant dari Korea Exim Bank. FS-nya sudah dimulai pada Januari 2023, dan Menhub menargetkan studinya sudah selesai pada April 2024.
Menhub berharap, KNR yang memiliki pengalaman dan reputasi yang baik sebagai perusahaan kereta api di Korsel, dapat mendukung upaya penyelesaian FS sesuai tenggat waktu. "Pengerjaan FS itu bukanlah suatu yang mudah, karena banyak aspek yang harus dipertimbangkan mulai dari teknis, finansial, dan institusional. Tapi, kami yakin FS ini dapat kita selesaikan dengan baik,” ucap Menhub.
Baca Juga
OIKN Sebut Korsel Masuk Lima Besar Calon Investor Asing di IKN
Terkait dengan pembiayaannya, Menhub mengungkapkan, pemerintah masih terus membahas berbagai skema. Ini antara lain memanfaatkan Official Development Assistance (ODA) Loan maupun Public Private Partnership (PPP).
“Kami meminta dukungan penuh Pemerintah Korsel kepada pihak Eximbank, KNR, dan pihak terkait lainnya. Ini supaya Bali dapat menikmati transportasi massal yang lebih baik,” tutur Menhub.
Dalam kunjungannya ke Korsel, Menhub juga bertemu dengan CEO Korea National Railway (KNR) Hanyoung Kim dan CEO Korea Exim Bank Hee-Seung Yoon. Selain itu, Menhub juga mengunjungi Depo Kereta Api bawah tanah (underground) di Seoul.
Di sektor udara, Menhub juga mengundang Korea untuk meningkatkan frekuensi penerbangan langsung (direct flight) dari Korea ke Indonesia, khususnya ke Batam dan Bali. Selain itu Menhub mengharapkan kerja sama pengelolaan Bandara Batam dengan pihak Incheon dari Korea dapat ditingkatkan.
