PHE Lepas Pantai Bunyu Sosialisasikan Rencana Eksplorasi di Kalimantan Utara
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) melaksanakan kegiatan sosialisasi eksplorasi Sumur Migas Tingkilan–001 di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Dalam pertemuan tersebut, PHE LPB memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan eksplorasi sekaligus berdialog seputar aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap regulasi pada kegiatan eksplorasi.
Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Dony Indrawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya PHE LPB untuk membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan kolaboratif menjelang pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi migas di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, dalam waktu dekat.
Baca Juga
PHE Rampungkan Seismik 2D 6.000 Km di Selatan Jawa, Bidik Potensi Migas Baru
“Kami senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat, dalam menjalankan proyek investasi hulu migas, termasuk proyek eksplorasi Tingkilan ini, sehingga dapat dijalankan dengan selamat, andal, patuh, dan berkelanjutan,” ujar Dony dikutip Senin (28/9/2026).
Menurutnya, selaras dengan visi untuk menjadi perusahaan energi nasional terdepan dalam mendukung keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi untuk ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia, melalui anak perusahaan dan afiliasinya, PHI terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi demi keberlanjutan produksi migas Perusahaan yang penting dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia.
“Di PHI, kami berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi untuk menemukan sumber daya baru, menambah cadangan, dan menjaga keberlanjutan produksi minyak bumi dan gas alam (migas) dari wilayah Kalimantan untuk puluhan tahun mendatang,” sebut Dony.
Eksplorasi Sumur Tingkilan–001 merupakan salah satu rencana kerja PHE LPB untuk menemukan sumber daya migas baru di Wilayah Kerja (WK) Maratua. Kegiatan eksplorasi bertujuan untuk memastikan potensi kandungan hidrokarbon (minyak dan gas) pada Formasi Menumbar berdasarkan hasil kajian geologi, data seismik, serta kemiripan karakteristik dengan sumur-sumur eksplorasi di wilayah sekitarnya.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara H Sapi’i menyampaikan, pihak Pemprov mendukung pelaksanaan kegiatan eksplorasi migas sebagai bagian upaya untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan investasi di daerah.
Baca Juga
"Eksplorasi Sumur Migas Tingkilan–001 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang peningkatan investasi di Kalimantan Utara. Pemprov Kalimantan Utara siap terus berkolaborasi agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," kata Sapi’i.
Sementara itu, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalsul Wisnu Wardhana menjelaskan, keberhasilan kegiatan eksplorasi tidak hanya bergantung pada aspek teknis, melainkan juga membutuhkan dukungan dan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.
"SKK Migas berkomitmen memastikan setiap kegiatan hulu migas dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengutamakan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta keterbukaan informasi. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung kegiatan eksplorasi ini sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi Indonesia," ucap Wisnu.
