Nvidia Minat Suntik Dana ke Perplexity, Valuasi Tembus US$ 30 Miliar
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Nvidia dikabarkan tengah dalam pembicaraan untuk menyuntikkan dana ke startup kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Perplexity. Langkah itu menjadi bagian dari putaran pendanaan yang berpotensi membuat valuasi Perplexity menembus lebih dari US$ 30 miliar.
Mengutip The Information, Senin (24/8/2026), pembicaraan itu melibatkan sejumlah pihak yang mengetahui rencana pendanaan. Nilai tersebut akan meningkatkan valuasi Perplexity lebih dari 50% dibandingkan pendanaan sebelumnya.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Gaet NVIDIA, AI Siap Jangkau Seluruh Indonesia
Perplexity mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan yang signifikan sepanjang tahun ini. Pendapatan tahunanisasi perusahaan kini mencapai lebih dari US$ 750 juta, naik dari kurang dari US$250 juta pada awal tahun.
Pertumbuhan itu salah satunya didorong oleh Perplexity Computer. Layanan berbasis cloud itu merupakan agen AI yang digunakan kalangan profesional untuk mengotomatisasi berbagai pekerjaan berbasis komputer.
Sebelumnya, The Information melaporkan pada September tahun lalu bahwa Perplexity telah menyelesaikan pendanaan dengan valuasi US$ 20 miliar. Jika pembicaraan terbaru terealisasi, valuasi perusahaan akan meningkat lebih dari 50%.
Menurut laporan Bloomberg News, Perplexity juga memperkuat infrastruktur teknologinya melalui kerja sama dengan Microsoft. Awal tahun ini, Perplexity menandatangani kesepakatan senilai US$ 750 juta untuk menggunakan layanan cloud Azure milik Microsoft.
Baca Juga
CEO Perplexity Aravind Srinivas sebelumnya mengatakan perusahaan berencana melantai di bursa pada 2028. Rencana itu pun tetap berjalan terlepas dari respons pasar terhadap pencatatan saham Anthropic dan OpenAI.
Sebagai pengingat, Perplexity memiliki sejumlah investor ternama di balik pertumbuhannya. Selain Nvidia, jajaran pendukung startup tersebut mencakup pendiri Amazon, Jeff Bezos dan SoftBank Group dari Jepang.

