Pabrik Sel Baterai CATL-IBC di Karawang Mulai Beroperasi, Peresmian Tunggu Jadwal Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan pabrik sel baterai PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, telah mulai beroperasi secara bertahap.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan pembangunan fasilitas yang merupakan bagian dari ekosistem baterai kendaraan listrik tersebut telah rampung dan kini memasuki tahap operasional.
Baca Juga
Prabowo Pimpin Rapat Hilirisasi, Konsorsium Huayou dan CATL Siap Jalankan Green Package
"Sudah kayaknya sudah mulai beroperasi juga kan, walaupun mungkin masih bertahap ya. Tapi sudah mulai beroperasi," kata Erani di Sekretariat Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Pabrik sel baterai tersebut merupakan bagian dari kerja sama Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) dan Indonesia Battery Corporation (IBC). Fasilitas yang berlokasi di Karawang itu memiliki kapasitas produksi mencapai 6,9 gigawatt hour (GWh).
Meski telah mulai beroperasi, peresmian fasilitas tersebut masih menunggu agenda Presiden Prabowo Subianto. Erani mengatakan sebelumnya pabrik tersebut direncanakan untuk diresmikan sebelum 17 Agustus 2026.
"Rencananya kan kemarin sebelum tanggal 17 (Agustus). Tapi sampai sekarang masih belum dapat jadwal lagi," sebut dia.
Erani juga memastikan pembangunan pabrik tersebut telah mendekati penyelesaian, sehingga saat ini fokusnya berada pada pengoperasian fasilitas dan menunggu kepastian jadwal peresmian.
Sebelum ini, Managing Director Technology Advancement Danantara Indonesia Dwi Susanto mengungkapkan fasilitas perakitan baterai atau battery manufacture equipment di kompleks pabrik baterai CATL telah rampung dibangun pada Januari 2026.
Fasilitas tersebut terdiri dari rangkaian mesin yang bekerja secara otomatis untuk merakit baterai menjadi produk siap digunakan oleh industri kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Selain fasilitas perakitan, pengembangan kompleks tersebut juga mencakup pembangunan cell plant. Fasilitas ini ditujukan untuk memproduksi unit dasar sel baterai yang selanjutnya dapat dirakit menjadi modul dan paket baterai untuk kendaraan listrik maupun berbagai aplikasi lainnya.
Baca Juga
Toyota Gandeng CATL Bangun Produksi Baterai Mobil, Gelontorkan Investasi Rp 1,3 Triliun
Beroperasinya pabrik sel baterai CATIB menjadi bagian penting dalam pengembangan rantai pasok kendaraan listrik di Indonesia. Kehadiran fasilitas dengan kapasitas 6,9 GWh tersebut diharapkan memperkuat basis produksi baterai sekaligus mendukung pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

