Indonesia Shopping Festival 2026 Dibuka, Transaksi Dibidik Rp 38 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 resmi dibuka pada Jumat (7/8/2026). Ajang belanja nasional yang digelar oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan stakeholder ini menargetkan nilai transaksi Rp 38 triliun selama penyelenggaraan 7-23 Agustus 2026.
Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Iqbal Shoffan Shofwan menyatakan, pemerintah mendukung penuh penyelenggaraan ISF karena dinilai menjadi salah satu penggerak konsumsi domestik sekaligus berkaitan dengan sektor pariwisata.
"Kegiatan ini memang harus sifatnya inklusif dan melibatkan semua pihak. Tapi dari pemerintah tentu saja posisinya sangat mendukung karena ini merupakan roda penggerak ekonomi yaitu konsumsi domestik, ditambah lagi dengan kehadiran salah satu unsur dari pariwisata," kata Iqbal saat pembukaan ISF 2026 di K Mall Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Menurut Iqbal, pemerintah juga akan mendorong sinergi antara sektor pariwisata, pusat perbelanjaan, pemerintah daerah, hingga transportasi untuk menciptakan ekosistem belanja nasional yang lebih terintegrasi.
"Tinggal sekarang PR-nya di pemerintah. Kita harus buatkan semacam paket-paket. Jadi ada sektor pariwisata yang terlibat, ada pusat perbelanjaan, ada pemerintah daerah, kita buatkan semacam paket, tawaran belanjanya di mana saja, paket hotelnya apa, kemudian transportasinya bagaimana, sehingga ekosistem belanja nasional kita semakin marak," ujarnya.
Baca Juga
Iqbal menggarisbawahi, target transaksi ISF tahun ini meningkat dibandingkan capaian ISF 2025 sebesar Rp 25 triliun. Pada ISF 2026, nilai transaksi ditargetkan mencapai Rp 38 triliun atau naik 50,8% dari transaksi periode sebelumnya.
"Terkait target, jika dibandingkan tahun 2025, capaian ISF 2025 adalah Rp 25 triliun. Sementara target di tahun ini meningkat menjadi Rp 38 triliun. Bukan hanya optimisme, ada semacam ajakan juga dari Hippindo dan Aprindo, kayaknya bisa lebih juga di atas Rp 38 triliun," tegasnya.
Ia menambahkan, target tersebut sejalan dengan kondisi indeks keyakinan konsumen (IKK) yang masih terjaga sehingga sektor ritel tetap menjadi salah satu tulang punggung (backbone) perekonomian nasional.
"Saya pikir demikian, selamat atas ISF, kita doakan berjalan dengan baik dari tanggal 7 sampai 23 Agustus. Mari berbelanja pakaian, sepatu, pernik-pernik, makanan yang diproduksi oleh masyarakat Indonesia," tutur Iqbal.
Baca Juga
BNI Gelar 'Shopping Race' Tahap 3 di 13 Kota Besar, Dorong Literasi dan Transaksi Digital
ISF 2026 berlangsung di 407 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. APPBI menyatakan festival ini digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan konsumsi domestik.
Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja mengatakan, ISF 2026 menghadirkan berbagai program promosi, termasuk diskon hingga 80%, pameran produk UMKM, pertunjukan seni budaya, serta berbagai kegiatan hiburan bertema kemerdekaan.
"Indonesia Shopping Festival 2026 menghadirkan beragam program yang dapat dinikmati masyarakat di pusat-pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. Selain menawarkan promo spesial dan diskon hingga 80% + 1 Grand Prize, ISF 2026 juga akan diramaikan dengan pameran produk unggulan UMKM, pertunjukan seni budaya, serta berbagai kegiatan hiburan bertema kemerdekaan," jelas Alphonzus.
Selain itu, APPBI juga menggelar program undian Big Shop Big Win. Melalui program tersebut, pengunjung yang berbelanja minimal Rp 100.000 pada hari yang sama berkesempatan mengikuti undian dengan hadiah utama mobil BYD ATTO 1 serta voucher belanja MAP.
Pengundian pemenang akan dilakukan pada penutupan ISF 2026 pada 28 Agustus 2026 di Pakuwon Mall Bekasi.

