MIND ID Setor Dividen Rp 12,6 Triliun, Investasi Tambang Dinilai Krusial Jaga Penerimaan Negara
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Kepastian produksi dan investasi menjadi faktor penting untuk menjaga kontribusi sektor pertambangan terhadap penerimaan negara di tengah agenda hilirisasi mineral dan penguatan kemandirian ekonomi nasional.
Wakil Ketua Komisi XII DPR Eddy Soeparno mengatakan peningkatan investasi dan keberlanjutan produksi sektor pertambangan masih perlu diperkuat karena industri tersebut memberikan kontribusi besar melalui dividen, pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta royalti. "Kepastian hukum dan konsistensi kebijakan merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor dan memperkuat daya saing Indonesia," kata Eddy dikutip Jumat (7/6/2026).
Baca Juga
Relaksasi Kuota Nikel 2026 Jadi Angin Segar bagi Saham ANTM dan INCO
Besarnya kontribusi sektor pertambangan terhadap negara tercermin dari kinerja Holding Industri Pertambangan MIND ID, perusahaan induk BUMN sektor pertambangan, sepanjang tahun buku 2025. MIND ID menyetorkan dividen kepada negara sebesar Rp 12,6 triliun. Setoran tersebut ditopang oleh kinerja 6 anggota holding, yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, PT Timah Tbk (TINS), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), serta PT Freeport Indonesia.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan kontribusi perusahaan kepada negara berasal dari sejumlah instrumen penerimaan, bukan hanya dari dividen. Freeport Indonesia memperkirakan kontribusinya kepada negara mencapai sekitar US$ 2,6 miliar pada 2026. Kontribusi tersebut diproyeksikan berasal dari dividen sekitar US$ 1,1 miliar, pajak sekitar US$1 miliar, dan royalti sekitar US$ 500 juta.
"Struktur penerimaan tersebut menunjukkan bahwa keberlangsungan produksi dan investasi di sektor pertambangan memiliki dampak langsung terhadap besarnya kontribusi yang diterima negara, baik melalui dividen, pajak, maupun royalti," ujar Tony.
Baca Juga
MIND ID Libatkan Lebih dari 90% Pemasok Lokal di Rantai Pasok
PT Bukit Asam menjadi salah satu penyumbang utama royalti dari komoditas batu bara. Sementara itu, Antam, PT Timah, dan Freeport Indonesia memberikan kontribusi melalui komoditas mineral seperti nikel, timah, tembaga, dan emas.
Kinerja perusahaan dalam holding MIND ID menjadi salah satu gambaran peran industri pertambangan terhadap penerimaan negara. Selain menghasilkan komoditas, perusahaan tambang juga menjadi sumber penerimaan melalui berbagai instrumen fiskal.

