PT KBN Resmikan Aplikasi Pusat Logistik Berikat dengan Dukungan Krakatau IT
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) resmi mengoperasikan Aplikasi Pusat Logistik Berikat (PLB) yang dikembangkan oleh Krakatau Steel Group melalui PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT).
Implementasi sistem berbasis web tersebut menjadi bagian dari upaya digitalisasi proses operasional kawasan berikat melalui integrasi pengelolaan barang, dokumen kepabeanan, serta pengawasan yang mendukung efektivitas layanan logistik.
Aplikasi PLB dirancang untuk mengelola seluruh proses operasional mulai dari penerimaan barang, penyimpanan, pengelolaan inventaris, hingga pengeluaran barang secara terintegrasi. Sistem ini juga menghubungkan proses administrasi dengan dokumen kepabeanan sehingga memperkuat akurasi data, mempercepat proses administrasi, serta mendukung pelaksanaan pengawasan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sesuai ketentuan yang berlaku.
Implementasi aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional kawasan berikat sekaligus memperkuat transparansi dalam pengelolaan logistik. Dengan sistem informasi yang terintegrasi, pelaku usaha yang memanfaatkan layanan PLB memperoleh kemudahan dalam pemantauan arus barang secara real time, mempercepat proses bisnis, serta meminimalkan potensi kesalahan administrasi yang selama ini dilakukan secara manual.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Kawasan Berikat Nusantara, Ikhwanoel, mengatakan bahwa penerapan aplikasi PLB merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola operasional perusahaan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Baca Juga
Krakatau Steel (KRAS) Lepas Seluruh Saham di Krakatau Osaka Steel, Raup US$14 Juta
"Digitalisasi operasional kawasan berikat merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi proses bisnis sekaligus memperkuat kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan. Sistem ini diharapkan memberikan kemudahan bagi pengguna jasa, meningkatkan akurasi data, serta mendukung terciptanya layanan logistik yang lebih efektif dan transparan," ujar Ikhwanoel dalam pernyataannya yang diterima Jumat (7/8/2026).
Direktur Utama PT Krakatau Information Technology, Sugeng Pangraksa, menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi dilakukan dengan pendekatan yang menyesuaikan kebutuhan operasional kawasan berikat serta mendukung transformasi digital sektor logistik nasional.
"Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dapat mendukung pengelolaan logistik yang semakin terintegrasi, akuntabel, dan adaptif terhadap kebutuhan industri. PT Krakatau IT berkomitmen menghadirkan solusi digital yang mendukung peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing sektor logistik Indonesia melalui penerapan sistem yang andal dan berkelanjutan," kata Sugeng Pangraksa.
Implementasi Aplikasi PLB mencerminkan semakin luasnya adopsi teknologi digital dalam sektor logistik nasional. Integrasi proses operasional, administrasi kepabeanan, dan pengawasan berbasis sistem informasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, memperkuat kepatuhan regulasi, serta mendukung pengembangan kawasan industri yang lebih kompetitif di tengah meningkatnya kebutuhan layanan logistik yang cepat, akurat, dan terdokumentasi.
PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) merupakan anak usaha dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang dipimpin oleh Dr. Akbar Djohan selaku Direktur Utama yang juga menjabat sebagai Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron & Steel Industry Association).

