Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN lewat Cloud, AI, dan Cybersecurity
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Solution menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui solusi digital terintegrasi berbasis cloud, artificial intelligence (AI), dan cybersecurity.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Transformasi Digital BUMN yang diselenggarakan Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (5/5/2026).
Kegiatan itu dihadiri 50 Chief Technology Officer (CTO) lintas sektor BUMN dan menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi serta akselerasi transformasi digital nasional.
Fokus utama kegiatan tersebut adalah mendorong integrasi sistem organisasi, aplikasi, dan platform data secara andal guna meningkatkan efektivitas operasional dan daya saing BUMN di era ekonomi digital.
Baca Juga
Ultah Ke-31, Telkomsel Tegaskan Komitmen ‘Melayani Sepenuh Hati’
Melalui Telkom Solution, Telkom menghadirkan ekosistem solusi digital end-to-end yang mencakup konektivitas digital, layanan cloud, keamanan siber, hingga inovasi berbasis AI.
Solusi tersebut telah diterapkan di berbagai sektor industri dan mendukung peningkatan efisiensi, produktivitas, serta kualitas layanan perusahaan.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, mengatakan Telkom siap memperkuat sinergi antar-BUMN melalui solusi digital yang relevan dan berkelanjutan.
“Sebagai perusahaan digital nasional dengan kapabilitas dan ekosistem yang terintegrasi, Telkom mendukung transformasi digital BUMN melalui Telkom Solution yang menghadirkan solusi sesuai kebutuhan bisnis, termasuk pemanfaatan otomasi dan AI untuk meningkatkan produktivitas serta kinerja operasional perusahaan,” ujar Veranita.
Baca Juga
Danantara Pangkas 67 Anak Usaha Telkom (TLKM) Jadi 19 Entitas
Menurut dia, operasional BUMN di era digital tidak hanya membutuhkan sistem yang terkoneksi secara real-time, tetapi juga perlindungan data dan keamanan siber yang andal.
Karena itu, Telkom Solution menghadirkan solusi berbasis AI dan cybersecurity yang didukung mitra global dengan kemampuan perlindungan menyeluruh, deteksi proaktif, serta respons keamanan 24 jam setiap hari.
Sementara itu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, mengatakan Telkom memiliki tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional, yakni story, capability, dan sovereignty.
Dia menilai kolaborasi antar-BUMN menjadi momentum penting dalam membangun shared digital capability guna menciptakan nilai tambah dan dampak ekonomi berkelanjutan bagi Indonesia.
“Kami memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional dengan kapabilitas end-to-end mulai dari AI, IoT, cloud, hingga cybersecurity. Ke depan, pembangunan Indonesia perlu didukung oleh kedaulatan digital nasional, di mana data, platform, dan inovasi strategis dapat dikelola secara mandiri, aman, dan berkelanjutan di dalam negeri,” jelas Faizal.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menambahkan pembangunan ekosistem digital terintegrasi menjadi fondasi utama transformasi digital BUMN.
Baca Juga
Investigasi SEC Tak Ganggu Fundamental Telkom (TLKM), Arus Kas justru Menguat
Menurut dia, integrasi teknologi cloud, AI, dan konektivitas menjadi faktor strategis dalam menciptakan nilai jangka panjang sekaligus memperkuat kedaulatan digital nasional.
“Telkom mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat kapabilitas sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan kontrol data strategis nasional, tetapi juga membuka peluang monetisasi data, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi BUMN,” ujar Seno.
Dengan dukungan kapabilitas digital dan ICT yang dimiliki, Telkom optimistis transformasi digital BUMN dapat berjalan lebih terintegrasi, mulai dari pengelolaan data, aplikasi, infrastruktur, hingga proses bisnis perusahaan.
Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing BUMN sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam membangun kedaulatan digital nasional.

