Siap Perkuat Ekspansi Digital, Centratama (CENT) Tunjuk CEO Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Penyedia layanan infrastruktur menara dan in-building DAS (distributed antenna systems) untuk jaringan seluler, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT), anak usaha EdgePoint Infrastructure (EdgePoint), mengumumkan perubahan jajaran pimpinan perusahaan efektif mulai Selasa (1/7/2026), dengan menunjuk Jacopo Rigamonti sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk memperkuat ekspansi bisnis infrastruktur digital dan konektivitas di Indonesia.
Perubahan manajemen dilakukan setelah CEO saat ini Raymond Yan dan Chief Operations Officer Jim Burns mengakhiri masa jabatan pada Selasa (30/6/2026). Keduanya kemudian akan menjalankan fungsi penasihat sementara guna memastikan proses transisi berjalan lancar. Perubahan susunan manajemen dan dewan komisaris tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar pada Selasa (26/5/2026).
Baca Juga
Dukung Transaksi Nontunai, Infrastruktur 5G Dalam Gedung Centratama (CENT) Hadir di MOI
Langkah tersebut mencerminkan strategi perusahaan menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat penciptaan nilai jangka panjang di tengah pesatnya pertumbuhan sektor infrastruktur digital nasional.
Selain menunjuk Jacopo, perusahaan juga mengangkat Kania Mustikasari sebagai director dan chief people & corporate affairs officer. Kania akan fokus memperkuat pengembangan organisasi dan reputasi perusahaan.
Jacopo mengatakan dirinya siap melanjutkan momentum pertumbuhan bisnis yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya merasa terhormat bisa mengemban tanggung jawab baru ini dalam perjalanan Centratama. Selama beberapa tahun terakhir, kami telah membangun momentum kuat di seluruh lini bisnis, dan saya berharap dapat melanjutkan kemajuan tersebut bersama tim,” kata Jacopo dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).
Ia menegaskan perusahaan akan tetap fokus menghadirkan solusi infrastruktur digital berkualitas tinggi guna mendukung kebutuhan konektivitas nasional yang terus meningkat.
“Kami tetap berkomitmen menghadirkan solusi infrastruktur digital berkualitas tinggi yang mendukung ambisi konektivitas Indonesia. Pada saat yang sama, kami akan terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, mitra, karyawan, pemegang saham, dan masyarakat,” ujarnya.
Chief Executive Officer EdgePoint Infrastructure, Suresh Sidhu, mengatakan industri telekomunikasi Indonesia saat ini berkembang sangat cepat seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas, fiberisasi, adopsi jaringan 5G, hingga ekspansi infrastruktur digital. Menurutnya, pengalaman dan pemahaman industri yang dimiliki Jacopo diyakini mampu membawa Centratama memasuki fase pertumbuhan berikutnya.
“Seiring Centratama memasuki fase pertumbuhan berikutnya, kami yakin kepemimpinan Jacopo, visi komersialnya, dan pemahamannya yang mendalam terhadap industri akan menempatkan perusahaan pada posisi yang kuat untuk terus berkembang,” kata Suresh.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Raymond Yan dan Jim Burns selama memimpin perusahaan. Di bawah kepemimpinan keduanya, portofolio Centratama berkembang signifikan dari sekitar 4.600 site menjadi lebih dari 11.000 site di seluruh Indonesia. Perusahaan juga menggandakan jaringan fiber hingga mencapai 5.000 kilometer.
Selain memperluas cakupan layanan nasional, Centratama juga mencatatkan margin EBITDA terdepan di industri serta mengembangkan solusi 5G in-building coverage di kawasan komersial padat di Jakarta Utara.
Perusahaan turut memperluas bisnis fixed wireless access dan non-mobile network operator atau non-MNO, yakni layanan di luar operator seluler tradisional.
Dalam kesempatan yang sama, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk juga menunjuk Dato' Charon Wardini bin Mokhzani sebagai komisaris independen efektif mulai Senin (30/6/2026). Penunjukan tersebut dinilai akan memperkuat tata kelola perusahaan dan pengawasan strategis di tengah ekspansi bisnis infrastruktur digital yang semakin agresif.
Baca Juga
Centratama (CENT) dan Surge (WIFI) Bersinergi Perluas Akses Internet Indonesia
Saat ini, Dato' Charon menjabat sebagai chairman Takaful Malaysia Keluarga Berhad Group dan chairman EXIM Bank Malaysia. Sebelumnya, ia pernah menjadi group managing director MIDF, founding managing director Khazanah Research Institute, hingga menduduki sejumlah posisi senior di CIMB Group, termasuk CEO CIMB Investment Bank Berhad.
Perusahaan menilai pengalaman Dato' Charon di sektor layanan keuangan, investasi, strategi, dan tata kelola perusahaan akan memberikan kontribusi penting dalam mendukung arah bisnis perusahaan ke depan.
Saat ini, EdgePoint Infrastructure memiliki sekitar 16.000 site yang tersebar di Malaysia, Indonesia, dan Filipina sebagai bagian dari portofolio bisnis regional perusahaan.

