PTK dan Pertamina Patra Niaga Kolaborasi Dukung Logistik FAME 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menandatangani kerja sama jasa penyewaan kapal dan pengelolaan ship-to-ship (STS) untuk proyek fatty acid methyl ester (FAME) Balikpapan 2026 di Jakarta, belum lama ini. Kolaborasi tripartit tersebut dilakukan bersama PT Pertamina Patra Niaga serta mitra kerja yang tergabung dalam Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BUBBN) dan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi).
Melalui kerja sama tersebut, PTK berperan sebagai penyedia jasa penyewaan kapal dan sarana operasional pendukung untuk mendukung distribusi dan pengelolaan logistik FAME. Proyek ini diharapkan memperkuat rantai pasok energi nasional melalui layanan maritim yang terintegrasi, aman, dan berkelanjutan.
Baca Juga
Pertamina Trans Kontinental Raih Penghargaan CSR 2026 Berkat Program Maritim dan Pendidikan
Direktur Pemasaran PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) Albertus Budi Anto Santosa mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat posisi sebagai penyedia layanan maritim terintegrasi di sektor energi nasional. “Kolaborasi ini memperkuat bisnis integrated maritime solution melalui layanan marine services, support vessel, port operation, dan shorebase yang andal dalam mendukung kebutuhan energi nasional,” ujar Albertus dikutip Senin (25/5/2026).
Dalam proyek tersebut, PTK akan menyediakan dan mengoperasikan floating storage, harbour tug, shuttle vessel, beserta tenaga kerja dan fasilitas pendukung lainnya. Seluruh armada dan layanan tersebut disiapkan untuk memastikan distribusi FAME berjalan lancar selama 2026.
FAME merupakan bahan bakar nabati berbasis fatty acid methyl ester yang umum digunakan sebagai campuran biodiesel untuk mendukung program energi ramah lingkungan dan pengurangan impor bahan bakar fosil.
Baca Juga
Pertamina Bidik Target 'Value Creation' Naik Jadi US$ 150 Juta Lewat Transformasi AI
PTK juga akan mendukung proses transfer muatan menggunakan metode ship-to-ship (STS), yakni proses pemindahan muatan antar-kapal di laut. Perusahaan menegaskan seluruh operasional akan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional. Melalui sinergi tersebut, PTK berharap dapat memperkuat implementasi operational excellence atau standar operasional unggul di seluruh rangkaian distribusi energi maritim.
Sebagai perusahaan logistik energi maritim, PTK saat ini mengelola ratusan armada kapal di berbagai wilayah strategis Indonesia. Dalam operasionalnya, perusahaan mencatat tingkat keandalan layanan di atas 99%, indikator penting dalam industri energi yang mencerminkan ketepatan waktu dan keselamatan distribusi.

