Jamin Kenyamanan Penumpang, Pelni Implementasikan Food Service System di KM Dorolonda
JAKARTA, investortrust.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menerima sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) dari PT Sucofindo, Jumat (03/11/2023). Bersamaan dengan itu, PT Pelni juga resmi mengimplementasikan Food Service System (FSS) untuk KM Dorolonda.
Sertifikasi tersebut merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif perusahaan dalam upaya meningkatkan kinerja Perusahaan. Perusahaan juga menjadikan momentum untuk persiapan menghadapi peak season pada akhir tahun ini.
“Penerimaan Sertifikat Hazard ini (HACCP) juga disertai dengan implementasi ‘food service system’ (FSS) pada KM Dorolonda, merupakan salah satu program kinerja transformasi PT PELNI di tahun 2023, dan ini juga merupakan persiapan ‘peak season’ juga,” ujar Direktur Angkutan Penumpang PT Pelni, Nuraini Dessy, di Saloon Kelas KM Dorolonda, Jumat (03/11/2023).
Baca Juga
Jumlah Penumpang PELNI Capai 95,1% dari Target Akhir Tahun 4,1 Juta Penumpang
Pelni mengimplementasi FSS dengan tujuan memberikan layanan makanan berkualitas tinggi kepada penumpang. Sistem ini juga berfungsi memastikan keamanan makanan, kebersihan, aspek higienis, dan sanitasi lingkungan.
Upaya ini diperkuat oleh sertifikasi HACCP, yang memberikan jaminan kepada penumpang, bahwa makanan yang disajikan di atas KM Dorolonda bebas dari kontaminan biologis, kimia, dan zat lain yang dapat mengancam kesehatan penumpang. Dengan demikian Pelni menjamin makanan yang disajikan aman dan higienis untuk dikonsumsi.
“Implementasi tersebut kemudian diperkuat dengan HACCP untuk memberikan jaminan kepada konsumen, khususnya penumpang PT Pelni bahwa makanan yang disajikan oleh tim KM Dorolonda ini bebas dari cemaran biologis, kimia, dan kontaminasi lainnya yang dapat mengganggu, merugikan, serta membahayakan kesehatan penumpang,” jelas Nuraini Dessy.
Nuraini Dessy menegaskan, transformasi adalah proses yang berkelanjutan tanpa ruang untuk langkah mundur. Pelni berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan mereka dan memastikan perjalanan perusahaan menuju keunggulan.
“Transformasi adalah sebuah never ending process yang akan terus ada, tidak pernah ada kata mundur dalam sebuah proses perubahan dan ini menjadi tugas kami, bahwa kami harus senantiasa memberikan perubahan pada tubuh PT Pelni supaya terus berjalan serta semakin menuju ke arah yang lebih baik lagi,” tegas Nuraini Dessy.
Baca Juga
Pelindo Siapkan Pelabuhan Benoa Bisa Tampung 5 Kapal Pesiar Sekaligus
Ia juga mengungap rasa terima kasihnya atas momen yang telah lama dinantikan PT Pelni. “Alhamdulillah, hari ini adalah sebuah momen yang sudah ditunggu-tunggu PT Pelni, khususnya bagi teman-teman yang ada di unit pelayanan penumpang, karena Insya Allah sesaat lagi akan dilakukan penyerahan sertifikat HACCP ini pada KM Dorolonda oleh PT Sucofindo kepada PT Pelni,” ujar Nuraini Dessy.
Penerimaan sertifikat ini adalah bukti dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh tim dalam menjaga dan meningkatkan kualitas layanan penumpang, terutama dalam hal pelayanan seluruh kapal milik Pelni. Ini juga menandakan bahwa PT Pelni memiliki prosedur yang telah distandardisasi. Dengan demikian perseroan bisa memberikan jaminan kepada pelanggan bahwa makanan yang dikonsumsi selama perjalanan di atas kapal Pelni aman dan berkualitas.
Berkaitan dengan implementasi HACCP, Dessy mengaku bukan tugas yang mudah direalisasikan. Butuh tiga bulan pelatihan, inspeksi, pemantauan pengolahan makanan, produksi, dan penggunaan peralatan, sebelum memastikan produksi makanan aman dari potensi bahaya.
Tak lupa ia mendorong jajaran PT Pelni, terutama kru Dorolonda, untuk menjaga konsistensi dalam mengimplementasikan HACCP dan FSS. Program ini akan segera diperluas ke 25 kapal lainnya. (CR-3)
Baca Juga
Pelindo Sandang Rating AAA dengan Outlook Stabil dari Pefindo

