Naik! Impack Pratama (IMPC) Bagikan Dividen hingga Rp 244,2 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menetapkan dividen tunai tahun buku 2023 senilai Rp 244,2 miliar atau Rp 4,5 per saham. Total tersebut merefleksikan dividend payout ratio (DPR) sebesar 56,7% dari laba bersih tahun lalu Rp 430,52 miliar.
“Nilai dividen yang dibagikan menunjukkan kenaikan sebanyak 50% dari jumlah dividen yang dibagikan dari tahun buku 2022 sebesar Rp 162,8 miliar,” ujar Corporate Finance Impack Pratama Industri Nixon Randy Wisata dalam Paparan Publik Impack Pratama di Altira Business Tower, Senin (20/5/2024).
Baca Juga
Jumlah dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Sedangkan penggunaan sisa laba bersih dari tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023, yakni sebesar Rp 98,87 miliar dialokasikan dan dibukukan sebagai dana cadangan.
Tahun lalu, pendapatan bersih perseroan tercatat sebesar Rp 2,86 triliun atau naik 1,8% (yoy) dengan laba kotor naik 20,2% (yoy) menjadi Rp 1,17 triliun. Sedangkan laba bersih perseroan periode 2023 naik 40% (yoy) menjadi Rp 431 miliar.
Margin laba bersih IMPC tahun lalu juga terkerek dari 10,9% pada 2022 menjadi 15,1%. Sebagai informasi, sepanjang 2023 mencapai 80% jumlah penjualan IMPC berasal dari pelanggan retail, sisanya 20% merupakan pelanggan proyek.
Di sisi lain, sampai Maret 2024, perusahaan telah mengantongi pendapatan bersih Rp 744 miliar, sama seperti periode sama tahun lalu. Sedangkan laba bersih kuartal pertama tahun ini, tercatat naik 23% (yoy) menjadi Rp 149 miliar.
Baca Juga
Daftar Emiten yang Masuk Cum Date Dividen Hari ini, Termasuk PTBA, ANTM, JSMR dan TPIA
Khusus periode 2024, manajemen memperkirakan tantangan kinerja perusahaan akan dipengaruhi pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan kondisi geopolitik yang memburuk dan memengaruhi pasokan serta bahan baku.
Resesi global yang memburuk dan kenaikan suku bunga juga dikhawatirkan berdampak pada daya beli masyarakat. Namun manajemen optimistis mampu menambah laba bersih sekitar 27,8%(yoy), menjadi Rp 550 miliar dari Rp 431 miliar pada 2023. Pertumbuhan ini diiringi target kenaikan pendapatan sekitar 10,1% menjadi Rp 3,15 triliun pada 2024 dari Rp 2,86 triliun tahun lalu.
Grafik Saham IMPC

