IHSG Sesi I Lagi-lagi Anjlok 33 Poin, Namun Saham TFAS dan UANG Bertahan ARA
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (8/9/2023), ditutup kembali anjlok 33,04 poin (0,48%) menjadi 6.921,77. IHSG bergerak dalam rentang 6.917,18-6.966,77 dengan nilai transaksi Rp 4,69 triliun.
Baca Juga
Direkomendasikan Beli, Harga Saham PGN (PGAS) Bisa Menuju Level Ini
Penurunan indeks dipengaruhi atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti saham properti turun 1,08%, sektor keuangan 0,53%, sektor teknologi 0,14%, dan sektor transportasi 0,24%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 0,34%, sektor konsumer primer 0,13%, dan sektor material dasar 0,40%.
Meski IHSG jatuh, dua saham ini justru berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) naik Rp 320 (25%) menjadi Rp 1.600 dan PT Pakuan Tbk (UANG) naik Rp 108 (25%) menjadi Rp 540.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) sebanyak Rp 95 (16,67%) menjadi Rp 665, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) menguat Rp 36 (14,75%) menjadi Rp 280, dan PT MD Pictures Tbk (FILM) melesat Rp 460 (13,57%) menjadi Rp 3.850.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Super Energy Tbk (SURE), PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF), PTTira Austenite Tbk (TIRA), dan PT Estee Gold Feet Tbk (EURO).

