Asing Net Sell Jumbo Saham dan SBN
JAKARTA, investortrust.id – Dana asing keluar dari pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia. Masing-masing mencatatkan transaksi harian net sell jumbo Rp 1,13 triliun pada Rabu (19/02/2025) dan Rp 1,79 triliun pada Senin (17/02/2025).
Aksi jual itu membuat asing menambah akumulasi penjualan bersih saham di Bursa Efek Indonesia month to date Rp 6,48 triliun hingga kemarin. “Sedangkan secara year to date, asing mencatatkan net sell Rp 10,19 triliun,” papar BEI dalam keterangan di Jakarta, Rabu (19/02/2025).
Baca Juga
Sedangkan di pasar SBN, data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) adalah transaksi Senin, dengan non-resident di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan mencatatkan penjualan neto Rp 1,79 triliun. Namun, secara month to date, asing masih mencatatkan pembelian bersih Rp 3,74 triliun hingga Senin, dan secara year to date senilai Rp 8,39 triliun hingga Senin.
TLKM Diburu
Pemodal asing yang berbalik mencatatkan penjualan bersih itu berimbas mendorong koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/2/2025). Indeks terpangkas 78,68 poin (1,14%) menjadi 6.794,87. Aksi ini mematahkan pembelian bersih (net buy) saham dalam dua hari terakhir.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menembus Rp 698,13 miliar. Kemudian, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) senilai Rp 231,47 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 214,71 miliar, PT Sumer Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 133,01 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 40,36 miliar.
Sebaliknya, lima saham menorehkan net buy terbanyak, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 16,64 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 67,98 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 49,72 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 44,73 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 28,18 miliar.
Baca Juga

