Termasuk Ed Sheeran, 6 Musisi Top Dunia yang Jadi Sponsor Klub Sepak Bola
LONDON, investortrust.id – Musik dan sepak bola tidak mungkin dipisahkan. Pertandingan sepak bola akan bermakna ketika suporter bernyanyi mendukung tim kesayangan. Tapi, bukan hanya itu. Musik juga bisa menghidupi klub sepak bola. Contohnya, enam musisi top dunia berikut ini.
Biasanya, klub sepak bola mendapatkan dana sponsor dari produk-produk terkenal seperti makanan, minuman, bank, mobil, maskapai penerbangan, asuransi, telekomunikasi, hingga elektronik.
Namun, yang terjadi dengan enam klub sepak bola berikut ini berbeda. Mereka pernah atau sedang mendapatkan dana sponsor dari musisi. Enam musisi ternama diketahui menjadi sponsor enam klub sepak bola, yang salah satunya diperkuat pemain Timnas Indonesia Elkan Baggott.
Baca Juga
Mantap! Anthony Joshua vs Francis Ngannou Deal, Eks Juara Dunia Tinju Lawan Jagoan UFC
Berikut ini 6 musisi top dunia yang jadi sponsor klub sepak bola:
1. Fatboy Slim (Brighton and Hove Albion)
Norman Quentin Cook atau Quentin Leo Cook biasa disebut Fatboy Slim. Dia merupakan musisi, DJ, dan produser papan atas Inggris. Lahir di Bromley, besar di Reigate, dan sekolah di Brighton Fatboy Slim adalah pendukung Brighton and Hove Albion sejak kecil.
Kecintaan kepada The Seagulls diwujudkan dengan menguasai 12% saham klub. Bahkan, pada 1999-2008, perusahaan rekaman miliknya Skint Records tertulis di jersey Brighton and Hove Albion. Itu menjadi salah satu kesepakatan sponsor terpanjang dalam sejarah klub.
2. Wet Wet Wet (Clydebank FC)
Clydebank Football Club adalah klub sepak bola Skotlandia yang berbasis di Clydebank, West Dunbartonshire. Klub dibentuk pada 2003 dan saat ini berkompetisi di West of Scotland Football League (Divisi VI).
Ketika klub berdiri, salah satu grup band legendaris asal Skotlandia, Wet Wet Wet, memutuskan memberikan dukungan finansial. Grup yang didirikan Graeme Clark, Tommy Cunningham, Neil Mitchell, dan Marti Pellow (digantikan Kevin Simm pada 2018) itu berasal dari Clydebank.
Mereka membentuk Wet Wet Wet saat sama-sama menjadi siswa Clydebank High School pada 1982. Awalnya, band itu bernama Vortex Motion dan memainkan lagu-lagu dari The Clash and Magazine.
3. Motorhead (Greenbank FC U-10)
Motorhead adalah band rock Inggris yang dibentuk pada Juni 1975 oleh Ian Kilmister, Larry Wallis, dan Lucas Fox. Band ini sering dianggap sebagai pendahulu gelombang baru heavy metal Inggris. Mereka dianggap menghidupkan kembali heavy metal pada akhir 1970-an hingga awal 1980-an.
Meski beberapa gitaris dan drummer telah bermain di Motorhead, sebagian besar album dan single terlaris mereka menampilkan karya Phil Taylor pada drum dan Eddie Clarke pada gitar. Motorhead merilis 22 album studio, 10 rekaman live, 12 album kompilasi, dan lima EP selama karier 40 tahunnya.
Pada November 2006, band ini menyetujui kesepakatan sponsor dengan tim sepakbola Greenbank FC U-10 dari North Hykeham, Lincoln, Inggris. Kerjasama terjadi karena salah satu personel Motorhead merupakan teman lama pelatih klub junior tersebut, Gary Weight.
Jadi, untuk pertandingan di kompetisi U-10, Greenbank FC menggunakan jersey dengan logo Motorhead di dada. Itu adalah gambar tengkorak babi yang legendaris.
Baca Juga
Gara-gara Badai Cedera, Philippe Troussier Sebut 80% Fans Vietnam Pesimistis di Piala Asia
4. Iron Maiden (West Ham United)
Pada 2019, Iron Maiden dan West Ham United berkolaborasi membuat jersey kandang bertuliskan “Die with Your Boots on”. Kerjasama itu berlanjut musim 2022/2023 dengan tulisan “Iron Maiden” di jersey latihan dan pertandingan edisi khusus The Hammers.
Keterlibatan Iron Maiden dengan West Ham United bukan hal Aneh. Band heavy metal asal Inggris itu punya hubungan dekat dengan The Hammers. Mereka dibentuk pada 1975 di Leyton, East London. Itu adalah tempat West Ham United bermarkas. Pendirinya, Steve Harris, merupakan pendukung fanatik sejak kanak-kanak.
Iron Maiden juga sering menggunakan slogan "Up the Irons" dalam catatan disc liner mereka. Frasa tersebut juga dapat dilihat pada beberapa kaus resmi yang dilisensikan oleh band. Ini adalah parafrase dari "Up the Hammers", yang mengacu pada West Ham United.
5. Prince (Paris Saint-Germain)
Prince Rogers Nelson adalah Musisi legendaris Amerika Serikat yang biasa disapa Prince. Dia sudah menghadap Sang Pencipta pada 21 April 2016. Selama karier profesionalnya, dia sukses menjual lebih dari 150 juta copy rekaman. Hingga hari ini, Prince tetap dikenang sebagai salah satu Musisi papan atas dunia.
Pada 2021, Paris Saint-Germain (PSG) merilis rangkaian pakaian eksklusif dan rekaman vinyl baru tentang Prince.
Vinyl menampilkan lagu-lagu Partyman, yang aslinya dikeluarkan dalam soundtrack Prince pada 1989 untuk film Batman. Lalu, versi live lagu Cool yang belum pernah dirilis sebelumnya, yang diambil dari penampilan live terakhirnya di Paris di Le Zenith pada Juni 2014. Vinyl berwarna ungu, sebagai penghormatan kepada Purple Rain.
PSG juga meluncurkan jersey keempat yang berwarna ungu dengan logo Prince dan berbagai permata yang di embos, bersama dengan t-shirt, crew neck, hoodies dan topi. Semuanya terinspirasi dari Prince.
6. Ed Sheeran (Ipswich Town)
The Tractor Boys adalah klub Inggris yang bermain di Divisi Championship. Klub yang sedang diperkuat Elkan Baggott itu memiliki sponsor jersey unik. Itu bukan perusahaan multinasional, melainkan musisi top asal Inggris. Ipswich Town disponsori musisi ternama Inggris Ed Sheeran.
Sejak musim 2021/2022, bukan wajah pemilik nama lengkap Edward Christopher Sheeran yang terpampang di jersey Ipswich Town, melainkan simbol matematika yang digunakan sebagai cover album (+-=÷x).
Bagi Ed Sheeran, keterlibatan di Ipswich Town bukan hal aneh. Sebab, dia berasal dari sebuah kota kecil di Suffolk bernama Framlingham. Tempat itu hanya berjarak kurang dari 20 km dari Ipswich dan sejak kecil dirinya memang mendukung The Tractor Boys.
Sebagai musisi sukses, uang bukan masalah untuk Ed Sheeran. Menurut The Sunday Times Rich List pada 2019, kekayaan Sheeran mencapai 160 juta Poundsterling (Rp3,1 triliun). Itu menjadikan dirinya musisi terkaya Inggris di posisi ke-17. Kekayaan bersih Ed Sheeran diperkirakan 200 juta Poundsterling (Rp3,9 triliun) pada 2020.
Baca Juga
Elkan Baggott Minta Timnas Indonesia Tidak Bikin Kesalahan di Piala Asia

