Menko Muhaimin: 8,5 Juta Penyandang Disabilitas Tergolong Miskin
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan, upaya pemberdayaan terhadap penyandang disabilitas akan terus digencarkan dengan melibatkan seluruh pemangku kebijakan dan pelaku usaha.
Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin menjelaskan upaya ini selaras dengan upaya pengentasan kemiskinan. Sebab, sebanyak 8,5 juta penyandang disabilitas di Indonesia tergolong miskin.
Baca Juga
Pertamina Eco RunFest 2025 Ajak Peserta Disabilitas Berlari Tanpa Batas
“Pemberdayaan penyandang disabilitas artinya memberikan kesempatan seluas-luasnya agar seluruh saudara kita memiliki kesempatan mengembangkan potensi dirinya untuk hidup berdaya dan mandiri,” kata Cak Imin pada peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Selasa (2/12/2025).
Muhaimin juga mengatakan, masyarakat umum harus terlibat dalam upaya pemberdayaan penyandang disabilitas. Sebagai contoh, Ia menyebutkan langkah konsisten yang dilakukan oleh Rumah Inklusif Kebumen sejak 2009.
Pada kesempatan ini, ia mengenakan batik pegon hasil karya penyandang disabilitas. Batik yang diperolehnya saat mengunjungi Rumah Inklusif Kebumen, 9 November lalu.
"Kesetaraan bagi penyandang disabilitas harus terus diwujudkan dan benar-benar mereka dan kita semua bebas dari diskriminasi,” tuturnya.
Baca Juga
Mensos Ungkap Lansia dan Disabilitas Bakal Dapat MBG Tahun Depan
Cak Imin menyatakan, Hari Disabilitas Internasional 2025 harus menjadi momentum untuk menggencarkan kolaborasi lintas pihak dalam pemberdayaan penyandang disabilitas.
“Hari Disabilitas Internasional menjadi momentum bagi kita semua untuk mempercepat kesetaraan,” jelasnya.

