Momen Prabowo Masuk Kelas dan Ikuti Pembelajaran Digital di SMPN 4 Bekasi
JAKARTA, investortrust.id - Ada pemandangan berbeda dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Prabowo sempat masuk dan mengikuti pelajaran di dua kelas interaktif sekolah itu sebelum meluncurkan program digitalisasi pembelajaran untuk Indonesia cerdas.
Seusai turun dari mobil dan menyapa siswa dan guru, Prabowo didampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti langsung memasuki salah satu kelas. Di dalam kelas telah berkumpul belasan siswa yang tengah belajar ilmu pengetahuan alam.
"Selamat pagi, Pak!” kata para siswa menyapa Prabowo.
"Ini kelas berapa?" kata Prabowo. "Kelas 9, Pak!” jawab guru dan siswa.
Baca Juga
Pembelajaran di kelas 9 SMPN 4 Kota Bekasi itu sepenuhnya menggunakan panel interaktif digital atau interactive flat panel (IFP). Dinda, salah seorang siswa di kelas itu, diminta guru untuk maju ke depan untuk menguji tingkat keasaman (pH) jeruk nipis.
Dinda lantas melakukan simulasi langsung di atas layar. Layar dia usap-usap hingga menemukan berapa tingkat keasaman jeruk nipis.
"Jadi, pH-nya kurang dari 7, Bu," kata Dinda setelah melakukan praktik di papan interaktif.
Dari kejauhan, Prabowo memperhatikan dan tampak takjub. Gurunya lantas meminta siswa lain untuk memberikan apresiasi kepada Dinda, yakni tepuk salut.
"Tepuk salut, sama Dinda, Salut!" kata sang guru yang diikuti tepukan tangan para siswa. Prabowo pun ikut bertepuk tangan untuk Dinda.
Tak cukup mengikuti pelajaran di satu kelas, Prabowo dan Mu'ti beranjak ke kelas lain. Kali ini keduanya mendatangi kelas yang tengah membahas bentuk bulan.
Prabowo masih tampak serius. Bahkan, Kepala Negara tampak mengenakan kacamata saat melihat salah seorang siswa bernama Della yang diminta menjelaskan perubahan bentuk bulan. Ibarat laboratorium maya, Della dengan cekatan membuat simulasi mulai dari bulan sabit hingga bulan purnama atau berbentuk bulat penuh.
Senyum tipis Prabowo tak bisa disembunyikan kala Della selesai menuntaskan tugas dari sang guru. Prabowo lantas menyalami guru dan semua siswa.
Mu'ti mengatakan digitalisasi pembelajaran yang salah satunya dipraktikkan di SMPN 4 Kota Bekasi ini mampu meningkatkan kegiatan belajar siswa.
"Perubahannya signifikan, mereka belajar dengan gembira dan penuh semangat. Capaiannya terus meningkat. Ini bukti revolusi pendidikan," kata Mu'ti.
Baca Juga
Prabowo Tekankan Perawatan Teknologi Pembelajaran: Ini Milik Murid, Milik Rakyat
Tahun ini pemerintah menyalurkan 288.865 perangkat digital pembelajaran ke satuan pendidikan dari berbagai jenjang. Pada 2026, Prabowo menargetkan bisa menyalurkan 1 juta perangkat pembelajaran lagi ke seluruh sekolah di Indonesia.
Perangkat digital pembelajaran itu terdiri atas papan interaktif digital atau interactive flat panel (IFP) atau smartboard, laptop beserta penyimpanan eksternal berisi konten pembelajaran, internet satelit, panel surya, dan perangkat pendukung lainnya.
"Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan penguatan sumber daya manusia berbasis teknologi dan inovasi," kata Mu'ti.

