Paripurna DPR Sahkan 9 Calon Hakim Agung dan 1 Hakim Ad Hoc HAM MA
JAKARTA, Investortrust.id -- DPR mengesahkan sembilan calon hakim agung dan satu hakim ad hoc HAM Mahkamah Agung (MA) dalam rapat paripurna DPR yang digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025). Ketua DPR Puan Maharani memimpin pengambilan keputusan tingkat II tersebut.
"Apakah laporan Komisi III DPR RI atas hasil fit and proper test calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM pada Mahkamah Agung tahun 2025 tersebut dapat disetujui," kata Puan yang diikuti pernyataan setuju anggota yang hadir.
Baca Juga
Mereka Disetujui Komisi III DPR Jadi Calon Hakim Agung dan Hakim ad Hoc MA 2025, Siapa Saja?
Dalam laporannya, Wakil Ketua Komisi III DPR Dede Indra Permana mengatakan Komisi III menggelar uji kelayakan dan kepatutan pada 9 September sampai 15 September 2025. Terdapat 13 calon hakim agung dan tiga calon hakim ad hoc yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan.
Proses fit and proper test dimulai dengan pengambilan nomor urut dan pembuat makalah kepada calon hakim agung. Selanjutnya, Komisi III DPR menggelar rapat pleno pada 16 September 2025 dengan agenda pengambilan keputusan untuk pemberian atau tidak memberikan persetujuan terhadap calon hakim agung dan calon hakim ad hoc pada Mahkamah Agung.
"Setelah mendengar pandangan delapan fraksi yang ada di dalam Komisi III DPR RI telah disepakati untuk menyetujui sembilan calon hakim agung dan satu calon hakim ad hoc HAM pada Mahkamah Agung tahun 2025," ucapnya.
Dede menyadari, Komisi III berhati-hati dalam memilih hakim agung dan hakim ad hoc HAM. Apalagi jabatan hakim diistilahkan sebagai wakil Tuhan.
"Kami berikhtiar semaksimal mungkin untuk memilih hakim agung dan hakim ad hoc HAM Makamah Agung yang diyakini mampu menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, etika, moral, dan menjalankan tugasnya serta tak tercela dalam karirnya," ungkapnya.
Baca Juga
Komisi III DPR Rampungkan Uji Kelayakan 16 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc, Pleno Digelar Hari Ini
Berikut daftar calon hakim agung dan hakim ad hoc yang terpilih:
1. Suradi, Hakim Agung Kamar Pidana
2. Ennid Hasanuddin, Hakim Agung Kamar Perdata
3. Heru Pramono, Hakim Agung Kamar Perdata
4. Lailatul Arofah, Hakim Agung Kamar Agama
5. Muhayah, Hakim Agung Kamar Agama
6. Hari Sugiharto, Hakim Agung Kamar TUN
7. Budi Nugroho, Hakim Agung Kamar TUN (khusus pajak)
8. Diana Malemita Ginting, Hakim Agung Kamar TUN (khusus pajak)
9. Agustinus Purnomo Hadi, Hakim Agung Kamar Militer
10. Puguh Haryogi, Hakim Ad Hoc HAM pada Mahkamah Agung.

