Pemerintah Tegaskan Harga Beras SPHP Tetap Rp12.500 per Kg
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) tidak mengalami kenaikan. Bulog tetap menyalurkan beras SPHP dengan harga Rp 12.500 per kilogram.
“Tetap, enggak boleh naik, tetap Rp 12.500 dari keputusannya,” ujar Rizal di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2025).
Baca Juga
Penyaluran Beras SPHP Masih Seret, Dirut Bulog: Kita Kerja Nonstop dari Senin Ketemu Senin
Ia menjelaskan, keputusan tersebut mempertimbangkan kondisi masyarakat. Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) sempat mengusulkan penyesuaian harga seiring naiknya Harga Pokok Penjualan (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) dari Rp 6.000 menjadi Rp 6.500 per kilogram.
“HET tetap Rp 12.500 enggak boleh dinaikkan. Karena masyarakat sudah susah sekarang, tidak akan dinaikkan lagi,” tegas Rizal.
Baca Juga
Harga Beras Naik di Tingkat Penggilingan hingga Eceran pada Agustus 2025
Rizal menambahkan, hingga saat ini penyaluran beras SPHP baru mencapai 19% dari target pemerintah sebesar 1,3 juta ton hingga akhir 2025. Meski masih jauh dari target, ia optimistis penyaluran dapat tercapai dengan percepatan distribusi.
Saat ini Bulog menyalurkan rata-rata 6.000–6.500 ton per hari, dengan target 7.000 ton per hari. Bahkan dalam momentum gerakan pangan serentak, distribusi bisa mencapai 10.000 ton. “Insya Allah kita optimal,” pungkas Rizal.

