Presiden Prabowo: Usut Tuntas Insiden Tewasnya Affan Kurniawan hingga Janjikan Jaminan Hidup Keluarga Almarhum
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang wafat usai tertabrak petugas pada insiden yang terjadi Jumat (29/8) malam. Prabowo juga menginstruksikan insiden tersebut diusut tuntas dan transparan.
“Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini,” ujar Presiden dalam pernyataannya, Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga
Kapolri Minta Maaf Terkait Insiden Mobil Rantis Lindas Pengendara Ojol
Presiden menegaskan, pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga almarhum serta memberikan perhatian khusus kepada orang tua, adik, maupun kakak-kakaknya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa tindakan petugas yang berlebihan dalam peristiwa tersebut tidak dapat ditoleransi. “Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan,” tegasnya.
Prabowo juga telah menginstruksikan agar insiden ini diusut secara tuntas dan transparan. “Petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” ujarnya menutup pernyataan.
Baca Juga
Propam Polri Periksa 7 Oknum Brimob Usai Tewasnya Driver Ojol di Ricuh Demo Pejompongan
Berikut Isi Lengkap Pernyataan Presiden Terkait Insiden Tersebut:
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om Swastiastu. Namo Buddhaya
Saudara-saudara sekalian,
Saya telah mengikuti perkembangan beberapa hari ini, terutama peristiwa tadi malam, di mana terjadi demonstrasi yang mengarah kepada tindakan-tindakan anarkis.
Juga ada peristiwa di mana seorang petugas menabrak pengemudi ojek online yang mengakibatkan almarhum Affan Kurniawan tadi malam meninggal dunia.
Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya.
Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini. Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya, serta memberikan perhatian khusus kepada baik orang tuanya, adik-adik, dan kakak-kakaknya.
Saudara-saudara sekalian,
Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan.
Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab.
Seandainya ditemukan bahwa mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, kita akan ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku.
Dalam situasi seperti ini, saya menghimbau masyarakat untuk tenang. Untuk percaya kepada pemerintah yang saya pimpin.
Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat. Semua keluhan masyarakat akan kami catat dan tindak lanjuti.
Saya juga menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada. Ada unsur-unsur yang selalu ingin huru-hara, yang ingin chaos.
Saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita.
Bangsa kita sedang berbenah diri. Bangsa kita sedang mengumpulkan semua tenaga, semua kekuatan, semua kekayaan untuk kita bangkit membangun negara yang kuat, sejahtera, serta berhasil mengatasi kemiskinan dan kelaparan.
Kita akan menjadi bangsa yang maju, kita akan jadi bangsa yang mandiri, yang berdiri di atas kaki sendiri. Kita akan menjadi negara industri yang tidak kalah dengan negara-negara lain.
Untuk itu, kita harus waspada, kita harus tenang, dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara dan kerusuhan.
Aspirasi yang sah, silakan untuk disampaikan. Kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki.
Saya kira itu pesan saya.
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita sekalian, Shalom, Om Santi Santi Santi Om, Namo Buddhaya.
Terima kasih. Merdeka!
Video: Courtesy of Sekretariat Presiden Youtube Channel

