Dasco Tanggapi Demo di DPR: Kita Akan Instrospeksi!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi adanya gelombang demonstrasi yang terjadi di kawasan gedung DPR, Senayan, Jakarta. Kepada awak media, ia menyebut DPR menghormati hak untuk berserikat, berkumpul, dan berpendapat, yang dimiliki oleh masyarakat.
Dasco mengatakan kritikan oleh yang disampaikan oleh masyarakat hari ini sebagai bahan instrospeksi bagi seluruh anggota DPR.
"kita akan terima dengan baik, kita akan lakukan instrospeksi-instrospeksi ke dalam," katanya ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/8/2025) usai menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia dari Presiden Prabowo Subianto.
Pria yang juga menjabat sebagai ketua Harian Partai Gerindra itu menekankan, meski memiliki hak untuk menyatakan, ia meminta agar masyarakat lebih tertib dan mengikuti aturan yang berlaku.
"Kami imbau kepada para yang masyarakat atau adik-adik yang menujukan apsirasi ke DPR agar tertib dan melalui aturan," ungkapnya.
Baca Juga
Sementara itu Dasco juga menyebut DPR sangat terbuka apabila perwakilan massa aksi yang ingin melakukan audiensi. Ia menyebut telah meminta perwakilan DPR untuk menerima massa aksi yang ingin melakukan audiensi.
"Kita sudah delegasikan kepada kawan-kawan yang standby di DPR pada hari ini," sebutnya.
Berdasarkan pantauan Investortrust, aparat kepolisian dan TNI memperketat keamanan di depan Gedung DPR. Berdasarkan pantauan Investortrust.id di lokasi, aparat berpakaian loreng terlihat jalan berbaris ke luar gedung DPR sambil membawa tameng bertuliskan PHH.
Pada pukul 13.13 WIB tampak sudah tidak terlihat lagi massa aksi. Petugas Kepolisian memukul mundur massa aksi dengan menyisir Jalan Gatot Subroto.
Tampak pembatas jalur Transjakarta juga terbalik. Selain itu, sampah botol plastik juga terlihat berserakan di depan gerbang depan DPR.
Petugas Kepolisian sebelumnya menembakkan meriam air (water cannon) untuk menghalau massa aksi unjuk rasa yang mulai anarkis dengan melempari petugas di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI pada Senin siang. Massa aksi dipukul mundur sekitar jam 12.50 WIB.
Petugas juga terlihat menangkap sejumlah oknum massa aksi. Saat ini aparat tengah berjaga di depan gedung DPR/MPR.
Diketahui sebanyak 1.250 personel gabungan dari Polri, TNI dan Pemda DKI dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa tersebut. "Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Senin.

