Kunjungi Taman Makam Pahlawan, Duta Besar India Kenang Tentara Pembela Indonesia di Perang Dunia II
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty mengunjungi Taman Makam Pahlawan Internasional (Commonwealth War Graves) Jakarta di Kawasan Menteng Pulo, Jumat (15/8/2025).
Pagi tadi, Sandeep datang sekira pukul 08:50 WIB, meletakkan karangan bunga dan menebarkan bunga di makam para pahlawan asal India. Dia bercerita bahwa, pada Perang Dunia ke-II, Indonesia menjadi salah satu zona konflik antara Sekutu dan Blok Poros.
Tentara India Britania pun berada di Indonesia pada akhir Perang Dunia II, tepatnya selama evakuasi tentara Jepang. Saat itu, Jepang menyerah kepada Sekutu dan meninggalkan Tanah Air, yang sekaligus menjadi masa transisi kemerdekaan Indonesia.
“Jadi pada saat konflik itu, beberapa tentara India gugur. Menarik untuk dicatat bahwa beberapa tentara India Britania benar-benar ikut serta dalam perang di pihak tentara republik (Indonesia). Pada saat itu bahkan India belum merdeka,” jelas Sandeep kepada Investortrust.id.
Baca Juga
Mengutip catatan HistoriA, orang asing yang bergabung dengan Indonesia melawan Belanda umumnya desersi atau membelot, seperti mantan tentara Jepang termasuk yang berasal dari Korea, beberapa tentara Belanda, dan serdadu India muslim bagian dari pasukan Inggris (Sekutu).
Mereka bergabung dengan kesatuan laskar perjuangan, tentara Indonesia, atau membentuk kesatuan sendiri, seperti mantan tentara Jepang membentuk Pasukan Gerilya Istimewa dan serdadu India muslim bergabung dalam International Volunteers Brigade.
“Ini adalah kisah yang perlu diceritakan. Beberapa dari mereka benar-benar tetap tinggal di Indonesia dan sekarang menjadi bagian dari komunitas Indonesia, Warga Negara Indonesia,” tegas Sandeep.
P.R.S. Mani, wartawan India yang meliput perang kemerdekaan Indonesia, dalam Jejak Revolusi 1945 menyebut, sekitar 600 tentara India muslim membelot. Sedangkan menurut Richard McMillan dalam The British Occupation of Indonesia 1945–1946, secara keseluruhan tentara India yang membelot berjumlah 746 orang atau 1,7% dari total 45.000 tentara Inggris.
Sekitar 60% pembelot adalah tentara India muslim. Di Jawa, di mana sebagian besar desersi terjadi, pembelot muslim dua kali lebih banyak dari pembelot Hindu.
Menurut Mani, pada awalnya mereka beroperasi sendiri-sendiri bersama kesatuan-kesatuan gerilya Indonesia. Mereka bersemangat dalam membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia dan dinilai baik oleh para perwira Indonesia.
Baca Juga
Dubes India Sambut Putusan PTUN yang Menangkan PT Bara Energi Makmur
“Jadi ini adalah kisah yang sangat luar biasa tentang bagaimana tentara dari India datang ke Indonesia sebagai bagian dari upaya Perang Dunia II dan kemudian menjadikan Indonesia tempat tinggal mereka,” menurut Sandeep.
Dia menginformasikan, pelayatan Duta Besar India untuk Indonesia ke makam pahlawan dilakukan setiap hari Kemerdekaan India, yakni pada 15 Agustus. Sandeep telah rutin menjalankan kegiatan tersebut sejak 2023, di mana 2025 menjadi tahun ketiganya melakukan penghormatan ke makam pahlawan India di Jakarta tersebut.
Penaburan bunga yang dilakukan Sandeep pun, meliputi makam pahlawan yang tidak diketahui nama dan identitasnya.
“Ada 58 perwira dan prajurit Angkatan Darat India Britania dan beberapa lainnya yang tidak disebutkan namanya. Kami memiliki beberapa nama, beberapa tidak disebutkan namanya,” pungkas Sandeep.

