KAI Commuter Tangkap Pelaku Tindak Pelecehan di KRL, Langsung Diserahkan ke Polisi
JAKARTA, investortrust.id - KAI Commuter temukan pelaku pelecehan seksual di Stasiun Tanah Abang dan menyerahkannya ke kepolisian. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus menyebutkan tindakan ini berhasil dilakukan berkat sistem CCTV Analytic yang sudah terpasang di semua stasiun commuter line.
"Dalam kasus terkini di Stasiun Tanah Abang, kami menindaklanjutinya lewat penanganan dan pengungkapan pelaku, juga menemukan dan menyerahkan pelaku kepada kepolisian," ucap Joni pada Selasa (15/4/2025).
Penangkapan bermula dari rekaman tersangka yang sudah dimasukkan ke dalam database sistem CCTV Analytic, yang terdeteksi saat masuk ke area stasiun dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas terkait. Kemudian petugas mengamankan tersangka di dalam Commuter Line No.1759 relasi Rangkasbitung – Tanah Abang, Senin, (14/4) sekitar pukul 17.05 WIB.
Joni menambahkan, selanjutnya tersangka dibawa ke Pos Keamanan Stasiun Tanah Abang untuk dilakukan pemeriksaan awal dan dimintakan keterangannya.
"Tersangka mengakui perbuatannya, dan kami serahkan ke pihak Kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” tambah Joni.
Baca Juga
KAI Catat Total Pengguna Commuter Line pada Masa Angkutan Lebaran Capai 19,1 Juta Orang
Di samping itu, ia melanjutkan, bahwa dari pihak KAI Commuter sendiri juga memastikan blacklist pelaku yang terbukti melakukan pelecehan. Dengan langkah ini, pelaku tak bisa lagi menggunakan commuter line, dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
Tak hanya itu, KAI Commuter juga telah melakukan pendampingan kepada pihak korban baik secara psikologis maupun proses hukumnya. Sebelumnya, pada Selasa, 8 April 2025 lalu, KAI Commuter telah mendatangi korban untuk memberikan dukungan dan pendampingan kepada korban.
Baca Juga
KAI Catat 6,351 Juta Orang Naik LRT Jabodebek hingga Kuartal I-2025
Selain itu, dengan menggandeng Komnas Perempuan, komunitas perempuan, dan komunitas pengguna commuter line, KAI Commuter juga secara rutin melakukan sosialisasi terkait pencegahan tindak pelecehan kepada pengguna Commuter Line dan kepada masyarakat secara umum.
Di samping terus melakukan berbagai upaya untuk pencegahan terjadinya pelecehan, KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna commuter line untuk tetap waspada terhadap situasi sekitarnya, serta berani mengutarakannya.
KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna yang melihat atau menjadi korban untuk tidak takut berteriak atau meminta bantuan pengguna lain atau segera melaporkannya kepada petugas.
"Untuk terciptanya transportasi yang aman dan nyaman, KAI Commuter akan menindak tegas kepada pelaku yang telah melanggar norma kesusilaan ataupun tindak kejahatan lainnya,” pungkas Joni.

