Lebaran 2025, Prabowo Open House Bersama para Tokoh dan Pejabat di Istana
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menggelar acara silaturahmi di Istana Merdeka, Jakarta untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025, Senin (31/3/2025). Acara gelar griya atau open house ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan para pejabat negara.
Beberapa di antaranya, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta istri Selvi Ananda, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wapres ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK), para pimpinan lembaga, menteri dan wamen Kabinet Merah Putih, serta para duta besar dari negara sahabat.
Baca Juga
JK yang turut hadir pada acara tersebut memberikan ucapan selamat merayakan Idulfitri kepada umat muslim. JK berharap Lebaran 2025 dapat menjadi mempererat silaturahmi dan menyatukan masyarakat untuk memajukan bangsa.
"Tentu kita bergembira, mari kita meningkatkan silaturahmi, mari kita bersatu padu untuk memajukan negeri ini, mari saling memaafkan juga saling memberikan saran-saran untuk bangsa ini," tutur Jusuf Kalla.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengutip pesan Prabowo yang mengungkapkan Idulfitri adalah momen yang sangat baik untuk saling memaafkan, saling memahami, dan memperkuat kerja sama. Brian menganggap Gu momen lebaran bukan hanya sekadar menyambung tali silaturahmi, tetapi juga sebagai simbol kekeluargaan yang memperkuat ikatan antar pemimpin dan masyarakat.
"Momen Idulfitri ini momen yang sangat baik untuk saling maaf-memaafkan, untuk saling memahami, sehingga roda pembangunan dapat lebih berjalan secara kekeluargaan. Jadi ini simbol kekeluargaan yang sangat baik dicontohkan oleh Bapak Presiden bersama seluruh elemen masyarakat," ucap Brian.
Baca Juga
Hangatnya Prabowo Bercengkrama dengan Anak-Anak Wamenkomdigi saat Lebaran 2025
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan acara gelar griya ini merupakan momen untuk mendekatkan hati dengan masyarakat. Selain itu, Cak Imin memberikan pandangannya terhadap makna dari Idulfitri yang merupakan titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
"Makna lebaran ini ibaratnya setelah sebulan penuh dibersihkan, begitu lebaran kita restart mengawali dari titik awal untuk perbaikan yang lebih baik dibanding tahun lalu," ujar Cak Imin.
Pada kesempatan lain, Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan acara open house merupakan tradisi yang sangat baik dan patut dilestarikan. Muzani menganggap momen seperti ini menciptakan kesempatan langka untuk mempererat ikatan kebangsaan dan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.
"Saya kira ini sebuah tradisi yang sangat bagus, tradisi yang harus dilestarikan yakni menyatunya antara pejabat, rakyat, para menteri dalam satu kesempatan di Hari Raya Idulfitri ini. Inilah hari kemenangan kita semuanya," ucap Muzani.
Acara gelar griya ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, mengingatkan seluruh hadirin akan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan saling pengertian di tengah keragaman bangsa Indonesia.
Dengan dilaksanakannya acara tersebut, diharapkan akan makin mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan negara-negara sahabat, serta menginspirasi semangat kerja sama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

