16 Orang Meninggal Dunia dalam Bencana Longsor di Pekalongan
JAKARTA, investortrust.id - Sebanyak 16 orang ditemukan meninggal dunia karena tertimbun longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada Senin (20/1/2025) pukul 17.30 waktu setempat. Longsor menimbun dua unit rumah dan menyeret beberapa kendaraan yang sedang melintas di wilayah tersebut.
Tim gabungan masih terus bekerja mengingat masih ada tiga orang yang dilaporkan hilang.
Baca Juga
BNPB: Banjir Lahar dan Tanah Longsor jadi Bencana Paling Banyak Makan Korban Selama 2024
"Longsor juga menyebabkan 10 orang luka-luka yang segera dirujuk ke puskesmas dan RSUD terdekat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.
Selain korban jiwa, peristiwa longsor Pekalongan juga menyebabkan dua unit jembatan rusak. Selain longsor, banjir bandang juga menerjang wilayah tersebut pasca hujan deras yang mengguyur. Kerugian akibat banjir bandang masih dalam pendataan hingga saat ini.
Merujuk prakiraan cuaca BMKG tiga hari ke depan atau hingga Kamis (23/1/2025) wilayah Kabupaten Pekalongan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat memicu terjadinya banjir, banjar bandang, dan tanah longsor.
Baca Juga
Update Banjir dan Longsor Sukabumi: 20.629 Warga Terdampak dan 3.464 Mengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Bagi warga yang tinggal di dekat lereng dan tebing, pantau secara berkala kondisi tanah yang ada di sekitar rumah. Warga juga diminta melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan terus menerus selama dua jam atau lebih.

