Pemerintah Ungkap Progres Pembangunan Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Surabaya
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan progres terkini pembangunan kereta cepat atau Whoosh trase Jakarta-Surabaya.
Menurutnya, Whoosh Jakarta-Surabaya sepanjang 200 km itu terus diupayakan pra-studi kelayakannya atau pre-feasibility study (FS) oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), beserta stakeholders lainnya.
''Ini proyek yang besar, harus benar-benar menghitung dengan cermat. Kami akan melibatkan banyak pihak stakeholders untuk bisa membuat perencanaan yang matang,'' ucap AHY saat ditemui di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta Timur, Selasa (24/12/2024).
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menyelesaikan pra-FS trase Jakarta - Surabaya.
''Kita masih pra-studi ya, semuanya masih dibahas oleh semua stakeholder,'' tambah dia.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub), Risal Wasal menyampaikan, perpanjangan trase Kereta Cepat Jakarta – Surabaya masih menunggu pihak PT Kereta Cepat Indonesia China melakukan pra studi kelayakan (pre-feasibiliy study) hingga studi kelayakan (feasibility study).
Ia menyebutkan, pemerintah baru bisa turut andil dalam penentuan trase setelah adanya feasibility study (FS).
“Mereka (KCIC) kan punya FS, nanti keluar usulan trase, baru kami (Kemenhub) yang kaji. Penetapan trasenya di kita (Kemenhub),” kata Risal saat ditemui di Artotel Gelora Senayan, Jumat (26/7/2024) malam.
Risal turut mengatakan, setelah FS dan keluar usulan trase tersebut pihaknya akan mengkaji ulang soal rute Whoosh, di antaranya lewat jalur utara Pulau Jawa atau selatan Pulau Jawa.
“(usulan trase belum sampai?) Belum. Kan ada pilihan trase, utara dan selatan. Nah, itu yang sedang dikaji FS-nya,” ujar dia.

