Survei Litbang Kompas: 75,6% Publik Puas Kinerja Jokowi, Tertinggi di Periode Kedua
JAKARTA, investortrust.id - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mencapai 75,6%. Angka ini merupakan yang tertinggi sepanjang pemerintahan Presiden Jokowi pada periode kedua.
Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas yang digelar pada 27 Mei-2 Juni 2024.
"Tingkat kepuasan umum atas kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai 75,6%, tertinggi sejak survei periode pemerintahan kedua Jokowi dilakukan pada Oktober 2019," kata Manajer Litbang Kompas Totok Suryaningtyas dalam laporan Kompas.id, Kamis (20/6/2024).
Baca Juga
Antisipasi Kekeringan, Jokowi Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah
Tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi meningkat dibanding pada Desember sebesar 73,5%. Bahkan, katanya, tingkat kepuasan kinerja Jokowi konsisten meningkat sejak Oktober 2022.
"Apresiasi yang positif itu juga terkonfirmasi dari tingkat ketidakpuasan publik yang menunjukkan tren menurun secara konsisten sejak Oktober 2022 dan kali ini mencapai titik ketidakpuasan terendah, yaitu 24,4%. Tingkat ketidakpuasan itu bahkan tercatat paling rendah sejak survei periode kedua pemerintahan dilakukan pada Oktober 2019," paparnya.
Dalam survei ini, Litbang Kompas menyebut masyarakat yang puas dengan kinerja Jokowi berasal dari kelas sosial ekonomi bawah puas dengan kinerja Jokowi sebanyak 79,7%, 77% masyarakat kelas menengah bawah, 67,7% kelas menengah atas, dan 55,1% kelas menengah atas. Sementara berdasarkan tingkat pendidikan, sebanyak 81,9% masyarakat dengan pendidikan dasar puas dengan kinerja Jokowi, 75,9% masyarakat dengan pendidikan menengah, dan 54,3% masyarakat berpendidikan tinggi.
Berdasarkan sektor, sebanyak 85,5% masyarakat puas dengan kinerja Jokowi di bidang politik dan keamanan, 57,4% di bidang hukum, 65,1% di bidang ekonomi, dan 82% di bidang kesejahteraan sosial.
"Kinerja dalam bidang politik, ekonomi, dan kesejahteraan sosial dinilai membaik dan hanya kinerja bidang hukum yang cenderung terkoreksi," katanya.
Baca Juga
Jokowi Tinjau Proyek Pengendalian Banjir Rob di Tambak Lorok Semarang
Survei ini dilakukan Litbang Kompas pada 27 Mei-2 Juni 2024 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Litbang Kompas menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat, dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 2,83%.

