3 Capres-Cawapres Bakal Hadir di KPK untuk Beberkan Program Pemberantasan Korupsi
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, ketiga capres-cawapres mengonfirmasi akan hadir untuk membeberkan program pemberantasan korupsi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (17/1/2024) pekan depan.
"Informasi yang kami peroleh, yang kami undang dimaksud, pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah mengonfirmasi nanti akan hadir," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/1/2024).
Baca Juga
KPK Undang Anies, Prabowo, dan Ganjar Beberkan Program Antikorupsi Pekan Depan
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nantinya diberikan kesempatan oleh KPK untuk menyampaikan komitmen mereka terhadap pemberantasan korupsi jika terpilih sebagai presiden RI 2024-2029. Ketiga pasangan capres-cawapres itu juga akan menandatangani pakta integritas.
"Masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden menyampaikan komitmennya terkait dengan pemberantasan korupsi dan diakhiri penandatanganan pakta integritas dalam rangka pemberantasan korupsi," kata Ali.
Ali menjelaskan undangan terhadap tiga capres-cawapres bertujuan melihat komitmen mereka dalam upaya pemberantasan korupsi. Hal itu seiring dengan kampanye yang tengah digalakkan KPK, yakni hajar serangan fajar. Tak hanya tiga capres-cawapres, KPK juga mengundang KPU dan Bawaslu.
"Karena dalam mengawal proses demokrasi, KPK juga memiliki agenda tentang Hajar Serangan Fajar untuk mengawal proses demokrasi yang sedang berlangsung," katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menyatakan pihaknya akan mengundang tiga capres di Pilpres 2024 untuk memaparkan visi-misi terkait pemberantasan korupsi.
"Kita akan mengundang, kita akan bikin forum sendiri khusus untuk isu antikorupsi," kata Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (14/12/2023).
Ghufron menyatakan, KPK akan mengawal dan memastikan komitmen ketiga capres pada agenda pemberantasan korupsi. Forum yang rencananya digelar Januari 2024 ini bukan ajang debat, melainkan pemaparan visi misi para capres dalam memberantas korupsi.
"Kita akan mengundang di sekitar awal ataupun pertengahan Januari," kata Ghufron.
Ketiga capres diketahui telah mengungkap sebagian visi misi mereka mengenai pemberantasan korupsi dalam debat perdana di kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga
Dalam momen itu, Ganjar berjanji bakal memiskinkan koruptor dengan merampas aset mereka. Untuk itu, Ganjar mendorong segera disahkannya RUU Perampasan Aset. Selain itu, Ganjar juga berjanji bakal memenjarakan pejabat yang korup ke Nusakambangan.
"Agar bisa punya efek jera bahwa ini tidak main-main," kata Ganjar.
Ganjar mengatakan, korupsi telah merugikan keuangan negara sekitar Rp 230 triliun dalam 10 tahun terakhir. Angka itu setara dengan membangun 27.000 puskesmas.
"Terbayangkan oleh kita, edukasi itu mesti kita tunjukkan dengan sekali lagi teladan dari seorang pemimpin. Dan pemimpin tidak boleh ragu untuk memutuskan itu," tegasnya.
Selain memiskinkan koruptor dan memenjarakan mereka di Lapas Nusakambangan, Ganjar mengatakan, yang tak kalah penting adalah pemimpin memberikan contoh hidup sederhana dan tidak bermewah-mewah. Para pejabat juga seharusnya mendapat ruang berkembang dengan meritokrasi yang baik.
"Sehingga pada saat menduduki jabatan, tidak ada lagi jual-beli jabatan. Yang kedua, jangan biarkan mereka setor pada pemimpinnya. Kalau ini terjadi, kerunyaman itu akan muncul," katanya.
Menanggapi pernyataan Ganjar, Anies Baswedan sepakat untuk memiskinkan para koruptor dengan RUU Perampasan Aset. Selain itu, Anies mengatakan, UU KPK harus direvisi sehingga kembali kuat. Anies juga berjanji akan memberikan imbalan kepada mereka yang membantu dan melaporkan korupsi.
"Dengan begitu maka bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi seluruh rakyat ikut memerangi korupsi. Gerakan antikorupsi harus menjadi gerakan semesta yang melibatkan seluruh rakyat. Kemudian yang keempat, yang tidak kalah penting adalah standar etika untuk pimpinan KPK harus standar yang tinggi," katanya.
Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto sepakat dengan Ganjar mengenai persoalan korupsi. Ditekankan, korupsi adalah pengkhianatan terhadap bangsa sehingga harus diberantas sampai ke akar-akarnya.
"Kita harus perkuat KPK, kita harus perkuat juga kepolisian, kita harus perkuat juga kejaksaan, kita harus perkuat Ombudsman. Semua badan-badan yang bisa membantu untuk mitigasi korupsi harus kita perkuat. BPK, BPKP, inspektorat di tiap kementerian ini harus diperkuat. Jadi saya sependapat korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya," katanya.
.

