KPU Bakal Evaluasi Penyelenggaraan Debat Capres-cawapres
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal mengevaluasi penyelenggaraan debat capres-cawapres setelah debat perdana di kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023) malam. Salah satu hal yang menjadi titik evaluasi adalah molornya pelaksanaan debat. Debat yang seharusnya dimulai pukul 19.00 WIB molor 20 menit menjadi pukul 19.20 WIB, seiring penyesuaian tamu undangan yang hadir langsung.
"Namanya banyak orang, butuh penyesuaian," kata Ketua KPU, Hasyim Asy'ari dikutip dari Antara.
Baca Juga
Selain itu, Hasyim merespons permintaan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo agar sesi tanya jawab diperbanyak. Meskipun sebagian besar debat fokus pada tanya jawab, Hasyim menjelaskan perbedaan dalam segmen 2, 3, 4, dan 5.
"Saya kira dari enam segmen, ada empat segmen full tanya jawab. Segmen pertama berisi visi misi program masing-masing calon, segmen terakhir masing-masing calon menyampaikan closing statement. Sesungguhnya segmen 2 ,3, 4, dan 5 boleh dikatakan full pertanyaan," ujar Hasyim.
Hasyim menegaskan format debat tidak akan mengalami perubahan. Debat kedua hingga kelima akan tetap mengikuti format debat pertama, baik untuk calon presiden maupun calon wakil presiden.
"Tidak ada perubahan format, sudah disepakati sejak awal formatnya," ujar Hasyim.
Baca Juga
Diketahui, debat kedua akan digelar pada Jumat (22/12/2023). Debat kedua yang merupakan sesi cawapres mengangkat tema ekonomi mencakup ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

