Profil Hadi Tjahjanto, Mantan Panglima TNI yang Dilantik sebagai Menko Polhukam
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam), Rabu (21/2/2024). Hadi menggantikan Mahfud MD yang mengundurkan diri sebagai menko polhukam karena menjadi cawapres di Pilpres 2024 pada Jumat (2/2/2024) lalu.
Sebelum menjabat sebagai menteri ATR/BPN pada 15 Juni 2022, Hadi Tjahjanto lama mengabdi di militer hingga menjadi panglima TNI periode Desember 2017 hingga November 2021.
Lahir di Malang, 8 November 1963, Hadi Tjahjanto lulus Akademi Angkatan Udara pada 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU 1987. Hadi melanjutkan pendidikan militer di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (1995), Sekolah Instruktur Penerbangan (1999), College Interarmes De Defence (Sesko Perancis) (2001), Sekolah Staf dan Komando TNI (2009) serta PPSA Lemhannas (2015).
Baca Juga
Jokowi Dikabarkan Lantik Hadi Tjahjanto Jadi Menko Polhukam Besok
Hadi mengawali kariernya di TNI AU dengan menjadi perwira penerbang Skadron 04 Lanud Abdulrachman Saleh. Di Skadron 4 Hadi menjadi pilot pesawat angkut Cassa. Di Lanud Abdulrachman Saleh ini, Hadi menapaki karier mulai jadi kepala seksi latihan, dan komandan Flight Ops 'A' Flightlat. Hadi kemudian berpindah tugas ke Solo dengan menjabat sebagai komndan Flight Skadron Pendidikan 101 dan kepala seksi Bigadiksis Dispers Lanud Adi Soemarmo (1997-1998). Pada tahun yang sama, Hadi menjabat sebagai komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI dan setahun kemudian menjadi instruktur penerbangan Lanud Adi Sucipto. Hadi selanjutnya menjabat sebagai kepala seksi keamanan dan pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto.
Hadi kemudian menjadi komandan satuan udara pertanian Komando Operasi Angkatan Udara I, dan kepala Departemen Operasi Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara. Selanjutnya, Adi kembali ke Malang dengan menjabat sebagai kepala dinas personel Lanud Abdul Rachmansaleh pada 2006. Setahun kemudian Hadi kemudian menjabat kepala sub dinas administrasi prajurit Dinas Administrasi Persatuan Angkatan Udara.
Karier Hadi terus menanjak dengan menjabat sebagai komandan Pangkalan Udara Adisumarmo pada 2010. Setahun kemudian, Hadi menjadi perwira bantuan I/rencana operasi TNI dan sekretaris militer Kementerian Sekretaris Negara. Hadi kemudian dipercaya sebagai direktur operasi dan latihan Badan SAR Nasional (Basarnas). Selanjutnya, Hadi menjabat sebagai kepala Dinas Penerangan TNI AU selama dua tahun, yakni 2013-2015. Sempat menjabat danlanud Abdul Rachmansaleh, Hadi mendapat tugas sebagai Sekretariat Militer Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015. Setahun kemudian, Hadi dilantik sebagai irjen Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Tak lama kemudian, Hadi terpilih sebagai kepala Staf Angkatan Udara pada 18 Januari 2017 menggantikan Agus Supriatna.
Presiden Jokowi kemudian mencalonkan Hadi sebagai panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Hadi dilantik sebagai panglima TNI pada 8 Desember 2017. Jabatan panglima TNI diemban Hadi Tjahjanto hingga purnatugas pada November 2021. Hadi Tjahjanto kemudian dipercaya Presiden Jokowi menjabat sebagai menteri ATR/BPN pada 15 Juni 2022 menggantikan Sofyan Djalil.
Baca Juga
Isu Hadi Tjahjanto Jadi Menko Polhukam, Mahfud: Sosok yang Baik
Sepanjang kariernya di militer, Hadi mendapat banyak penghargaan. Beberapa di antaranya, Bintang Yudha Dharma Utama, Bintang Dharma, Bintang Kartika Eka Paki Utama, Bintang Jalasena Utama, Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama, Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Swa Buwana Paksa Nararya, SL. Kesetiaan 8 Tahun, 16 Tahun, 24 Tahun, Dharma Nusa, SL. Gom IX Rasaka Dharma (Papua), SL. GOM VIl (Aceh), SL. Wira Nusa, SL. Wira Dharma, SL. Wira Siaga, SL. Dwidya Sistha dan SL. Bhakti Sosial.
Hadi memiliki istri bernama Nanik Istumawati dan dua anak bernama Hanica Relingga Dara Ayu dan Lettu Pb Handika Relangga Bima Yogatama.

