Lion Air Gagal Mendarat, Para Pemain Persiraja Tempuh Jalur Darat
BANDA ACEH, investortrust.id – Para pemain Persiraja Banda Aceh terpaksa menempuh jalur darat dari Sumatera Utara menuju Aceh setelah pesawat Lion Air yang ditumpangi mereka gagal mendarat (landing) di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM). Pesawat tersebut akhirnya kembali ke Kualanamu.
"Pemain langsung turun, jalan jalur darat menuju Langsa," kata Media Officer (MO) Persiraja Banda Aceh, Ariful Usman yang dikonfirmasi dari Banda Aceh, Minggu (07/01/2024), seperti dikutip Antara.
Pesawat Lion Air rute Medan menuju Banda Aceh dilaporkan batal mendarat di Bandara Internasional SIM Aceh Besar, sehingga harus kembali ke Bandara Internasional Kualanamu akibat cuaca buruk.
Baca Juga
379 Orang Selamat dalam Insiden Tabrakan Pesawat di Bandara Haneda, Ternyata Ini Penyebabnya
Executive General Manager PT Angkasa Pura (AP) II, Darmadi membenarkan bahwa pesawat Lion tujuan Banda Aceh dari Medan batal mendarat karena cuaca buruk atau crosswind (angin silang).
Pesawat Lion Air JT 306 tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara SIM Aceh Besar pada Minggu (07/01/2024) pukul 13.45 WIB.
Ariful Usman mengungkapkan, para pemain Persiraja awalnya hendak bertolak ke Banda Aceh dengan Lion Air. Kemudian, saat hendak landing di bandara SIM, pesawat kembali terbang ke Kualanamu karena tidak bisa mendarat akibat cuaca (angin kencang).
"Sudah mau mendarat, tapi terbang lagi. Memang terasa, ada angin, pesawat goyang," tutur dia.
Karena gagal mendarat dan kembali ke Kualanamu, menurut Ariful, skuad Persiraja akhirnya turun dan terpaksa menempuh jalur darat. Mereka tidak menuju Banda Aceh, melainkan ke Kota Langsa.
Baca Juga
Jumlah Penumpang Pesawat Melonjak, Domestik maupun Internasional
Ariful menjelaskan, mereka memilih Kota Langsa karena besar kemungkinan Persiraja menjadikan stadion di sana sebagai home base untuk babak 12 besar Liga 2 Season 2023/2024.
Soalnya, kata dia, Persiraja tak diizinkan lagi menggunakan Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh karena sedang renovasi untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON).

