BEI Catat Nilai Emisi Obligasi Korporasi Capai Rp 6,35 Triliun per Januari 2024
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai penggalangan dana (raising fund) melalui penerbitan obligasi mencapai Rp 6,35 triliun, sejak awal tahun 2024 hingga pekan ketiga 2024.
P.H. Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Valentina Simon menjelaskan, penggalangan dana obligasi di tahun 2024 terbagi dalam 8 emisi yang diterbitkan oleh 7 emiten.
Paling anyar, emisi obligasi dilakukan oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk, yang mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023 dengan nilai pokok Rp 260 miliar, pada tanggal 22 Januari 2024.
Baca Juga
Hasil pemeringkatan obligasi MNC Kapital itu adalah idBBB+ (Triple B Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
“Dengan pencatatan obligasi tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 547 emisi dari 128 emiten dengan outstanding Rp 461,52 triliun dan US$ 32,362 juta,’’ ulas Valentina dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (27/01/2024).
Sementara Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan nilai Rp 8.522,38 triliun dan US$ 502,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 3,25 triliun.
Adapun untuk pasar saham, BEI mencatat selama sepekan terakhir, periode 22 sampai dengan 26 Januari 2024, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemehan sebesar 1,25%, ditutup berada pada posisi 7.137,088 dari 7.227,402 pada penutupan pekan lalu.
Baca Juga
Reli S&P 500 dan Nasdaq Terhenti, Dow Jones Catat Penutupan Tertinggi
Penurunan IHSG sejalan dengan kapitalisasi pasar sepekan ini yang menurun sebesar 0,65% dari Rp 11.420,46 triliun pada sepekan sebelumnya menjadi Rp 11.345,77 triliun pada penutupan pekan ini.
Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian saham mengalami kenaikan sebesar 6,84% menjadi Rp 11,41 triliun dari Rp 10,68 triliun pada sepekan yang lalu.
Adapun transaksi asing, pada perdagangan Jumat kemarin, mencatat nilai jual bersih sebesar Rp 1,05 triliun dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 5,78 triliun.

