VinFast Mulai Produksi Massal Mobil Listrik di Subang April 2026, Diawali Model VF5
JAKARTA, investortrust.id – VinFast, produsen otomotif asal Vietnam, bersiap memulai produksi massal kendaraan listrik di pabriknya di Subang, Jawa Barat, pada awal April 2026. Fasilitas tersebut saat ini telah memasuki tahap uji coba produksi sejak Februari.
CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan, tim pabrik tengah melakukan proses uji coba untuk memastikan standar kualitas produksi sebelum memasuki tahap produksi massal setelah libur Lebaran.
Baca Juga
VinFast Tancap Gas Rilis Motor Listrik, Gandeng 6 Dealer dan Siapkan 30 Showroom
“Pabrik sudah beroperasi, jadi mulai bulan Februari tim di sana sudah trial produk. Kita evaluasi, misalnya yang kurang pas kita perbaiki sampai kualitasnya QC-nya pas,” ujar Kariyanto di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Produksi massal dijadwalkan dimulai secara bertahap pada awal April 2026. Model pertama yang akan diproduksi di pabrik Subang adalah mobil listrik VF5. “Kita mulai berproduksi secara massal setelah libur Lebaran, jadi di awal April. Kita harapkan nanti di bulan April itu secara bertahap sudah mulai bisa rilis produksi dari Subang,” sambungnya.
Setelah VF5, VinFast juga akan memproduksi model lain secara bertahap di fasilitas tersebut, yakni VF3 dan VF7. “Yang pertama nanti kita mulai dari VF5, kemudian VF3, dan juga VF7 yang nanti kita produksi di sana,” jelas Kariyanto.
Baca Juga
VinFast Resmi Kantongi Pesanan 20.000 Mobil Listrik dari Dua Mitra Transportasi
Selain mobil listrik, VinFast menyiapkan rencana produksi kendaraan roda dua di pabrik yang sama. Namun produksi motor listrik di Subang baru dijadwalkan dimulai pada 2027. “Untuk roda duanya kita planning-nya start di 2027 mulai diproduksi di Subang,” ujarnya.
Dengan dimulainya produksi lokal, perusahaan asal Vietnam tersebut berharap dapat mempercepat distribusi kendaraan listrik di Indonesia. Langkah ini juga diharapkan memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik nasional melalui peningkatan kapasitas manufaktur dalam negeri.

