Wika Gedung (WEGE) Gandeng JKS Garap Kontrak Rp 253 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) atau Wika Gedung melalui kolaborasi bersama PT Jaya Kirana Sakti dalam wadah WEGE–JKS KSO ditunjuk PAM JAYA sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA.
Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA berlokasi di Jl. Penjernihan II No.10, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dengan nilai kontrak sebesar Rp 253 miliar. Proyek mengusung skema design and build terintegrasi mencakup pekerjaan arsitektur, struktur, interior, mechanical-electrical-plumbing (MEP), lanskap, geoteknik, hingga instalasi fiber optik.
Baca Juga
Wika Gedung (WEGE) Gandeng Nindya Karya dan WIKA Teken Kontrak Rp 1,96 Triliun di IKN
Pembangunan fasilitas ini menjadi bagian strategi PAM JAYA untuk meningkatkan kualitas sekaligus efektivitas pelayanan air minum melalui kehadiran fasilitas layanan terpadu yang modern dan berorientasi keberlanjutan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Sentra Pelayanan merupakan elemen penting dalam memperkuat layanan air bersih sekaligus mendukung target cakupan air minum 100% di Jakarta pada 2029. “Air adalah kebutuhan publik, kontrol mayoritas harus tetap di tangan daerah,” ujarnya.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menjelaskan bahwa gedung setinggi 12 lantai ini akan dilengkapi pusat komando layanan, ruang kerja kolaboratif, serta pusat edukasi air pertama di Indonesia. Selain kantor pusat, fasilitas ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi publik terkait pengelolaan air permukaan. “Pusat edukasi air ini penting agar masyarakat memahami proses dan nilai air,” ujar Arief.
Proyek memiliki total durasi 640 hari kalender, dengan penyelesaian konstruksi 590 hari kalender melalui skema percepatan, serta masa pemeliharaan 365 hari kalender. Dalam pelaksanaannya, WEGE–JKS KSO menerapkan Building Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan akurasi perencanaan, efektivitas pelaksanaan konstruksi, serta pengendalian mutu dan biaya.
Baca Juga
Bahlil: Produksi Batu Bara RI 2026 Dipangkas ke 600 Juta Ton untuk Jaga Harga
Direktur Operasi II WEGE Dwi Purnomo menegaskan bahwa proyek ini mencerminkan kapabilitas WEGE sebagai kontraktor gedung dalam mengelola proyek rancang bangun secara terintegrasi.
WEGE menerapkan standar keselamatan kerja, manajemen waktu, serta konsep Bangunan Gedung Hijau untuk memastikan efisiensi operasional dan keberlanjutan bangunan. Proyek ini juga mengacu pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan target sertifikasi Gedung Hijau Tingkat Madya untuk meningkatkan efisiensi energi dan air.
Melalui proyek Gedung Sentra Pelayanan PAM JAYA, WEGE–JKS KSO memperkuat kontribusi terhadap penyediaan infrastruktur pelayanan publik di DKI Jakarta sekaligus menghadirkan fasilitas bernilai tambah bagi masyarakat.

