Bagikan

Pang Xue Kai Jadi 'Nahkoda', 9 Exchange Kripto Masuk Struktur Pemegang Saham Bursa Kripto Teranyar ICEX

Poin Penting

PT International Crypto Exchange (ICEX) resmi beroperasi dan menjadi bursa kripto kedua di Indonesia setelah CFX.
ICEX dipimpin Pang Xue Kai sebagai Presiden Direktur, didukung jajaran direksi dan komisaris berpengalaman dari sektor kripto, keuangan, dan regulator.
Kehadiran ICEX mendapat dukungan Bappebti sebagai upaya memperkuat tata kelola, transparansi, dan perlindungan konsumen.

JAKARTA, investortrust.id - Industri aset kripto nasional kembali menunjukkan dinamika positif seiring kemunculan pemain baru. PT International Crypto Exchange (ICEX) akan segera beroperasi dan siap bersaing dengan PT Central Financial X (CFX), anak usaha PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Kehadiran ICEX membuat jumlah bursa kripto resmi di Indonesia kini bertambah menjadi dua.

ICEX resmi didirikan dengan struktur kepemilikan yang melibatkan 14 perusahaan nasional. Di mana, sembilan diantaranya merupakan pedagang aset keuangan digital (PAKD) atau exchange kripto yang saat ini menjadi anggota bursa CFX. Yakni, Triv. Samuel Kripto, Upbit, Koinsayang, Mobee, Tokocrypto, Floq, Reku, dan Nanovest. Komposisi pemegang saham tersebut tercatat dalam data Kementerian Hukum dan mencerminkan kolaborasi luas antar pelaku ekosistem kripto di Tanah Air.

Berikut struktur kepemilikan ICEX:

  1. PT Aethera Inovasi Digital (20%)
  2. Finora Integrasi Nusantara (20%)
  3. PT Regnum Sukses Utama (20%)
  4. PT Volaris Visi Karya (20%)
  5. PT Vita Nova Global (15,3%)
  6. PT Tiga Inti Utama (Triv) (1%)
  7. PT Samuel Kripto Indonesia (Samuel Kripto) (1%)
  8. PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit) (1%)
  9. PT Multikripto Exchange Indonesia (Koinsayang) (1%)
  10. PT CTXG Indonesia Berkarya (Mobee) (0,3%)
  11. PT Aset Digital Berkat (Tokocrypto) (0,1%)
  12. PT Kripto Maksima Koin (Floq.id) (0,1)
  13. PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Reku) (0,1%)
  14. PT Tumbuh Bersama Nano (Nanovest) (0,1%)

Adapun saat ini ada 30 pedagang aset kripto yang menjadi anggota CFX. Jumlah pedagang aset kripto di Indonesia untuk informasi terus bertambah seiring penguatan kerangka regulasi dan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap industri aset digital. Sejalan dengan itu, basis investor kripto nasional juga terus berkembang. Hingga Oktober 2025, jumlah investor kripto di Indonesia tercatat mencapai sekitar 19,08 juta, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Pertumbuhan investor ini turut mendorong kebutuhan terhadap layanan perdagangan kripto yang aman, transparan, dan berizin. OJK pun mencatat nilai transaksi kripto dalam negeri sudah mencapai Rp 446,7 triliun hingga November 2025. Aktivitas perdagangan bulanan tetap konsisten di seluruh produk spot dan derivatif.

Baca Juga

OJK Proses Pengajuan Dua Bursa Kripto Baru

Board of advisory DRX Token Pang Xue Kai. Foto: Instagram/@kaiipang

Profil Direksi dan Komisaris

Kembali ke bursa kripto, melalui unggahan di akun LinkedIn pribadinya, Pang Xue Kai mengumumkan penunjukannya sebagai Presiden Direktur ICEX. Dalam susunan manajemen, Rizky Indraprasto dipercaya menjabat sebagai Chief Financial Officer, sementara posisi Chief Technology Officer diemban oleh Andrew Marchen. Penetapan jajaran direksi tersebut telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana tertuang dalam Keputusan OJK Nomor KEP-28/D.07/2025 tertanggal 19 Desember 2025, usai menjalani fit and propert test.

Pang Xue Kai adalah pendiri dan mantan CEO Tokocrypto. Kai juga dikenal sebagai pendiri ForU AI Pang Xue Kai dan Board of Advisory DRX Token. Ayah satu anak ini memiliki latar belakang kuat di industri teknologi dan aset digital, dengan pengalaman di bidang blockchain, pengembangan produk, serta strategi pertumbuhan bisnis. Ia dikenal aktif menyuarakan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan kepatuhan regulasi agar ekosistem kripto Indonesia dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Dalam berbagai kesempatan, Pang Xue Kai juga kerap menekankan peran Indonesia sebagai salah satu pasar kripto terbesar di Asia Tenggara, dengan potensi pertumbuhan yang ditopang oleh populasi muda, adopsi digital yang tinggi, serta kerangka regulasi yang semakin jelas.

Sementara Andrew Marchen dikenal memiliki rekam jejak panjang di industri kripto global. Sebelum bergabung dengan ICEX, ia pernah menjabat sebagai CTO di Wallex serta CTO sekaligus Founder di Swipe Crypto. Sedangkan Rizky Indraprasto memiliki latar belakang kuat di sektor keuangan, dengan pendidikan dari Bentley University dan Imperial Business School, serta pengalaman profesional di institusi finansial global seperti Citi dan HSBC.

Lalu di jajaran komisaris ada dua sosok yang dikenal lama di dunia investasi, yakni Ahmad Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama dan Dumoly Freddy Pardede Komisaris. Ahmad Fuad Rahmany merupakan seorang akademisi dan birokrat senior di bidang ekonomi dan keuangan. Saat ini ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) periode 2022–2026.

Sebelum memimpin KSEI, Fuad Rahmany menjabat pada sejumlah posisi strategis di pemerintahan dan sektor keuangan, antara lain sebagai Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Direktur Jenderal Pajak di Kementerian Keuangan, serta Komisaris Independen di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan beberapa perusahaan besar lainnya. Lalu Dumoly Freddy Pardede adalah seorang ekonom yang memiliki pengalaman luas di bidang finansial dan ekonomi dan pernah berkarir lama di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank dan wakil kordinator PMO - Advisor Senior Strategic Committee.

Baca Juga

Bursa Kripto Baru Dapat Lampu Hijau OJK, Ada Nama Haji Isam? 

ICEX beroperasi di bawah naungan PT Fortuna Integritas Mandiri, entitas yang mendapat sokongan dari pengusaha asal Kalimantan Selatan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Selain itu muncul juga nama Happy Hapsoro, suami Ketua DPR RI Puan Maharani didalam bursa ICEX.

Dalam pernyataannya, Pang Xue Kai menegaskan visi kepemimpinannya di ICEX. “Saya memimpin bursa kripto Indonesia yang terbuka, transparan, inklusif, dan inovatif, dengan fokus pada layanan business to business (B2B) dan institusional,” tulis Kai dalam unggahan LinkedIn-nya, dikutip Rabu (7/1/2026).

Lebih lanjut, Kai mengungkapkan ICEX akan memprioritaskan pengembangan tokenisasi real world assets (RWA), penyediaan layanan kustodian kripto, serta pengembangan inisiatif stablecoin nasional. Strategi tersebut diharapkan mampu menjadi penghubung antara investor global dengan ekosistem ekonomi digital Indonesia yang terus bertumbuh.

Sebagai self regulatory organization (SRO) yang perannya disetarakan dengan bursa saham global seperti IDX, Nasdaq, atau New York Stock Exchange (NYSE), ICEX menjalankan fungsi bursa, kliring, dan kustodian.

Menurut Kai, keberadaan fungsi tersebut krusial untuk mendorong pertumbuhan pasar kripto melalui proses penyelesaian transaksi yang efisien dan penyimpanan aset yang aman, sehingga berdampak pada peningkatan perlindungan nasabah, kepercayaan pasar, likuiditas, serta integritas sistem, khususnya dalam mendorong adopsi institusional.

Ilustrasi kripto. Sumber: Meta AI

Dalam kesempatan yang sama, Kai menegaskan tanggung jawabnya meliputi pengelolaan operasional strategis sekaligus pengembangan inovasi fintech dan blockchain berstandar institusional. Ia juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi OJK, penguatan manajemen risiko, perluasan kemitraan global, serta percepatan proyek tokenisasi RWA, layanan kustodian, dan stablecoin sebagai pendorong utama pertumbuhan ICEX ke depan.

Di sisi lain, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tirta Karma Senjaya menyatakan dukungannya terhadap kehadiran bursa aset kripto nasional sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola dan pengawasan perdagangan aset digital di Indonesia. Menurutnya, bursa kripto yang teregulasi akan meningkatkan transparansi, kepastian hukum, serta perlindungan konsumen, sekaligus mendorong pertumbuhan industri aset kripto yang sehat dan berkelanjutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Semoga semakin memajukan perdagangan kripto di tanah air dan konsumen kripto indonesia semakin terjamin dan aman transaksi/investasi kripto di dalam negeri," ujarnya kepada Investortrust, Rabu (7/1/2026).

Bappebti sendiri merupakan lembaga yang melakukan pengawasan terhadap industri aset kripto sebelum beralih ke OJK pada 10 Januari 2025.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024