IHSG Bisa Lanjutkan ATH Baru, Tiga Saham Dipimpin IMPC Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/1/2025), berpeluang lanjutkan penguatan dalam rentang 8.725-8.765. Tiga saham pilihan direkomendasikan beli IMPC, MDKA, dan BBYB.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan area resistance di 8.864–8.913 dan support di 8.765–8.785. “Pergerakan pasar selanjutnya akan mencermati eskalasi konflik AS–Venezuela, dengan sektor emas dan pelayaran berpotensi menjadi fokus pergerakan jangka pendek,” tulisnya dalam riset pagi ini.
Baca Juga
Serangan AS ke Venezuela Dongkrak Bursa Eropa, Saham Pertahanan Meroket
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penguatan mayoritas bursa dunia, khususnya Dow Jones melesat 1,23%, S&P500 naik 0,64%, dan Nasdaq menguat lebih dari 0,69%. Bursa Eropa juga catatkan penguatan pada perdagangan kemarin.
Di tengah peluang kenaikan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham IMPC dengan target harga Rp 4.090-4.240, MDKA dengan target harga Rp 2.560-2.750, dan BBYB dengan target harga Rp 525-540.
Kemarin, IHSG ditutup melonjak sebanyak 111,06 poin (1,27%) ke level tertinggi baru (all time high/ATH) 8.859 dengan net buy terbanyak melanda saham ANTM senilai Rp 154,13 miliar, BBCA senilai Rp 124,47 miliar, BRMS senilai Rp 110,62 miliar.
Baca Juga
Lompatan IHSG tersebut ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham saham, seperti sektor material dasar naik 2,62%, sektor energi 2,31%, sektor transportasi 2,02%, sektor konsumer primer 1,66%, sektor kesehatan 1,62%, dan sektor keuangan 1,42%. Sebaliknya penurunan tipis melanda sektor teknologi 0,07%.
Beberapa saham dengan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AHAP naik 34,96% menjadi Rp 166, BIPI naik 34,78% menjadi Rp 124, FIRE menguat 34,48% menjadi Rp 234, ASJT naik 34,39% menjadi Rp 254, dan VINS menguat 34,10% menjadi Rp 232.

