Garuda Metalindo (BOLT): Efisiensi dan Ekspansi Penopang Lonjakan Laba
JAKARTA, investortrust.id – PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) mencatat lonjakan laba bersih sebesar 66,2% menjadi Rp 115 miliar hingga kuartal III-2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan efektivitas strategi efisiensi dan diversifikasi pendapatan yang diterapkan perseroan sepanjang tahun.
Manajemen BOLT melalui keterangan resminya menyebutkan bahwa margin laba bersih turut naik signifikan menjadi 9,2%. Lompatan tersebut sebagai pertanda struktur biaya yang semakin efisien dan profitabilitas yang lebih kuat.
Baca Juga
Optimisme Konsumen dan Spekulasi The Fed Bikin Rupiah Ditutup Perkasa Awal Pekan Ini
Dari sisi penjualan, BOLT membukukan pertumbuhan pendapatan 13,6% didorong lonjakan segmen suku cadang otomotif hingga 192,8% menjadi Rp 254 miliar.
“Kontributor utama pertumbuhan ini berasal dari PT Garuda Metal Utama (GMU), perusahaan produsen komponen otomotif yang diakuisisi pada pertengahan 2025, serta penambahan pelanggan baru dan peningkatan volume dari pelanggan eksisting,” tulis manajemen BOLT dalam keterangannya, Senin (10/11/2025).
Kinerja positif juga tampak pada beberapa segmen lain, seperti peningkatan penjualan suku cadang sepeda motor sebanyak 5,9%, industri lainnya tumbuh 32,9%, serta ekspor meningkat 34,5% dari Rp 67 miliar menjadi Rp 90 miliar. Pertumbuhan ekspor terbesar datang dari kenaikan permintaan dari Jerman (21,3%) dan India (38,7%) seiring pergeseran rantai pasokan global ke Asia Tenggara.
Baca Juga
Garuda Metalindo (BOLT) Bidik Kenaikan Kinerja Keuangan Dua Digit di 2025, Begini Strateginya
Pada level operasional, BOLT mencatat laba operasi Rp 146 miliar, tumbuh 49,0%, dengan margin laba operasi naik menjadi 11,6% dari 8,9% pada periode sebelumnya.
Sementara itu, EBITDA juga melanjutkan tren pertumbuhan kuat, meningkat 42,5% menjadi Rp 206 miliar, dengan margin EBITDA naik menjadi 16,4% dari 13,1% pada kuartal III-2024.

