Morris Capital Tuntaskan Akuisisi 43,80% saham Multi Makmur Lemindo (PIPA), Tender Wajib Menyusul
JAKARTA, investortrust.id – PT Morris Capital Indonesia (MCI) menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) akuisisi sebanyak 43,80% saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dari para pemegang saham pengendali, yakni Junaedi, Nanang Saputra, dan Hendrik Saputra.
Direktur MCI Noprian Fadli mengatakan melalui penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/10.2025), menyebutkan bahwa aksi korporasi ini menandai langkah strategis MCI sebagai calon pengendali baru perseroan. “PJBB tersebut meliputi penjualan sebanyak 43,80% saham PIPA ditambah kepemilikan saham MCI sebelumnya sebesar 5,1%, sehingga total saham PIPA yang dikuasai MCI mencapai 48,90%. Perseroan menargetkan penyelesaian proses pengambilalihan selambatnya pada 10 Oktober 2025,” tuturnya dala penjelasan.
Baca Juga
Tahapan Akuisisi Dimulai, Morris Capital Caplok 5,1% Saham Multi Makmur (PIPA)
MCI menegaskan bahwa seluruh proses pengambilalihan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Setelah transaksi rampung, Noprian Fadli menambahkan, MCI sebagai pengendali baru PIPA akan melaksanakan penawaran tender wajib sebagaimana diatur dalam regulasi tersebut.
Morris Capital Indonesia (MCI) adalah perusahaan yang bergerak di bidang investasi dan penasihat keuangan, serta memiliki fokus pada akuisisi, merger, dan restrukturisasi bisnis di Indonesia. Direktur Morris Capital Indonesia Noprian Fadli mengatakan, negosiasi akuisisi mayoritas saham PIPA sudah memasuki tahapan uji tuntas yang akan berlangsung selama dua bulan ke depan.
Sebelumnya, MCI mengungkap akan membeli sebanyak sebanyak 1,96 miliar saham PIPA dari sejumlah pengendali, yaitu Junaedi, Susyanalief, Nanang Saputra, dan Hendrik Saputra. Pengambilalihan tersebut bagian dari sinergi bisnis melalui injeksi aset para investor pembeli. Tahapan akuisisi tengah memasuki uji tuntas dengan taget penyelesaian paling lambat dua bulan.
Baca Juga
Net Buy Rp 2,02 Triliun, Saham PANI dan Tiga Emiten Prajogo Ini Penyumbang Utama
Terkait kinerja keuangan, PIPA berhasil mencatatkan peningkatan penjualan menjadi Rp 7,11 miliar pada kuartal I-2025, dibandingkan periode sama thaun sebelumnya Rp 6,85 miliar. Kenaikan tersebut berdampak terhadap pertumbuhan laba tahun berjalan dari Rp 222,33 juta menjadi Rp 300,24 juta.
Sedangkan berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PIPA telah melesat lebih dari 5.108% sepanjang tahun 2025 berjalan atau year to date (ytd) menjadi Rp 625. Bahkan pada penutupan transaksi hari ini, saham PIPA melambung sebanyak 25%.

