Jangan Lewatkan! Ini 3 Airdrop Kripto Terbaru di September 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Dunia mata uang kripto terus menghadirkan peluang menarik bagi para investor maupun pengguna baru. Salah satu yang paling dinantikan adalah program airdrop, di mana proyek membagikan token gratis kepada komunitas sebagai strategi promosi dan adopsi.
Namun, dengan banyaknya airdrop yang bermunculan, memilih mana yang layak diikuti bisa membingungkan. Berikut ini tiga kripto airdrop besar yang sedang jadi sorotan, yakni Snowball, DeFi Dollar, dan Band Protocol Membit.
1. Snowball (SNOWAI): Airdrop “Buzzdrop” dengan Hadiah Rp 4,9 Miliar
Snowball meluncurkan program airdrop unik bernama Buzzdrop yang berlangsung sejak 1 September hingga 17 November 2025. Dalam periode ini, sebanyak 4 juta token Snowball (SNOWAI) dibagikan dengan nilai sekitar Rp 4,9 miliar (setara US$ 300.000). Airdrop ini tidak hanya berbasis staking, tetapi juga dirancang untuk mendorong interaksi media sosial.
Melansir Pintu, Senin (8/9/2025), peserta yang dikenal sebagai “buzzers” bisa mengikuti dengan cara membuat postingan di X (Twitter), menandai akun Snowball dan ChainGPT, serta menyelesaikan berbagai misi harian. Sementara itu, pemilik token CGPT yang melakukan staking di platform ChainGPT Pad juga bisa memperoleh alokasi lebih besar berkat sistem multiplier. Level multiplier bervariasi, mulai dari Bronze sekitar 1,4× hingga Diamond yang mencapai 41×.
Menariknya, distribusi token dibagi rata, yaitu 50% untuk para buzzers aktif dan 50% untuk staker CGPT. Dengan mekanisme ini, Snowball berusaha menggabungkan strategi branding di media sosial sekaligus meningkatkan ekosistem staking di jaringan ChainGPT. Program ini diharapkan mampu memperluas komunitas sekaligus menciptakan hype baru di pasar kripto.
2. DeFi Dollar (DEFI): Hadiah untuk Pengguna Awal Protokol USDFI
Airdrop berikutnya datang dari DeFi Dollar (DEFI), sebuah protokol yang memungkinkan pengguna untuk meminjam stablecoin USDFI dengan menjaminkan token DeFi utama di jaringan Ethereum. Airdrop ini berlangsung hingga 16 September 2025 dan dirancang untuk memberikan apresiasi kepada pengguna awal ekosistem.
Sebanyak 40% dari total suplai DEFI disediakan khusus bagi pengguna yang sudah melakukan deposit, menjaminkan aset, melakukan pinjaman, serta ikut serta dalam liquidity pool maupun stability pool. Selain itu, 4% token tambahan akan dibagikan kepada komunitas Liquity, termasuk mereka yang berpartisipasi di leaderboard serta penyedia likuiditas di Curve pool.
Dengan insentif besar ini, DeFi Dollar berupaya memperkuat adopsi stablecoin USDFI serta mendorong keterlibatan komunitas DeFi. Bagi pengguna yang aktif di ekosistem Ethereum, airdrop ini menjadi kesempatan emas untuk mendapatkan token DEFI sekaligus mendukung pertumbuhan protokol yang berbasis desentralisasi.
Baca Juga
Token Asal Indonesia DRX Token Tembus Panggung Global Web3, Bagikan 200.000 Airdrop Gratis Mau?
3. Band Protocol Membit: Scroll-to-Earn Unik dengan Potensi Airdrop
Berbeda dengan dua airdrop sebelumnya, Band Protocol menawarkan konsep segar melalui peluncuran Membit, yang disebut sebagai scroll to earn extension pertama di dunia. Program ini dibuka lewat Membit Epoch 1, di mana peserta perlu mengunduh ekstensi Chrome resmi, berinteraksi dengan media sosial terintegrasi, serta mengumpulkan poin dari aktivitas scrolling.
Peserta yang dijuluki “Data Hunters” akan memperoleh poin berdasarkan kualitas interaksi, keunikan konten, relevansi, hingga ketepatan waktu. Setiap siklus epoch berlangsung selama 60 menit, memberikan peluang berulang bagi peserta untuk mengumpulkan lebih banyak poin. Hadiah dari airdrop ini masih bersifat spekulatif, namun Band Protocol menyebut bahwa poin bisa ditukar di masa depan dengan API credits, merchandise eksklusif, atau bahkan token airdrop.
Meski detail distribusi token belum dipastikan, antusiasme komunitas cukup tinggi mengingat Band Protocol dikenal sebagai salah satu proyek oracles terkemuka di dunia mata uang kripto. Model berbasis aktivitas sosial seperti ini bisa menjadi eksperimen baru dalam menghubungkan Web3, AI, dan engagement media sosial.
Ketiga airdrop ini menawarkan mekanisme berbeda yang menarik untuk dicermati. Mulai dari strategi buzz marketing, dukungan stablecoin DeFi, hingga model scroll to earn berbasis poin. Perlu diingat, detail airdrop dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga sebaiknya selalu mengikuti perkembangan resmi melalui situs web dan media sosial masing-masing proyek.

