Laba Lampaui Target, Sekuritas Ini Beri Propek Ini ke Trans Power (TPMA)
JAKARTA, investortrust.id – Pertumbuhan laba bersih PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) sepanjang tahun 2023 lampaui estimasi. Hal ini menjadikan saham ini layak dipertahankan beli dengan target harga Rp 860.
Perusahaan pelayaran ini membukukan lompatan laba tahun berjalan menjadi US$ 19,69 juta atau Rp 304,08 miliar pada 2023. Angka tersebut merefleksikan penguatan 37,76% secara year on year, dibanding tahun 2022 sebesar US$ 14,29 juta.
Baca Juga
Trans Power (TPMA) Catat Lompatan Laba Bersih 37% Jadi Rp 304 Miliar
Analis Sucor Sekuritas Indonesia Andreas Yordan Tarigan mengatakan, raihan laba tersebut lebih tinggi, dibandingkan estimasi semula. Capaiannya setara dengan 109% dari target Sucor Sekuritas dan 111% dari perkiraan consensus analis.
“Lompatan laba didukung raihan laba dari perusahaan patungan yang berhasil membukukan kinerja keuangan kuat. Selain itu, secara operasional terjadi peningkatan durasi penyewaan armada barge perseroan tahun lalu di tengah ketatnya suplai,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Di tengah tingginya kontribusi perusahaan patungan mencapai US$ 1 juta terhadap laba, Sucor Sekuritas dalam risetnya meyakini bahwa laba bersih perseroan tahun ini kembali bertumbuh dengan target US$ 22 juta dan menjadi US$ 25 juta pada 2025.
Baca Juga
Trans Power Marine (TPMA) Ekspansi Besar-Besaran, Simak Dampak Positifnya
Secara operasional, dia mengatakan, TPMA dirpediksi mencatatkan pertumbuhan rata-rata tahunan volume angkut mencapai 15% dalam empat tahun ke depan. Pertumbuhan didukung armada milik dan perusahaan patungan miliknya.
Hal ini mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham TPMA dengan target harga Rp 860. Saham TPMA layak difavoritkan didukung manajemen tim yang kuat, neraca keuangan kuat untuk mendukung kepsnasi, kenaikan harga freight akibat suplai yang mengetat, dan saham TPMA masih undervalue.
Laporan kinerja keuangan TPMA tahun lalu menyebutkan kenaikan laba per saham dasar menjadi sebesar US$ 0,0075 pada tahun buku 2023 dari sebelumnya US$ 0,0054 per saham.
Baca Juga
Trans Power (TPMA) Bagikan Dividen Interim, Cak Jadwal Berikut
Pertumuhan laba didorong peningkatan pendapatan TPMA sebanyak 6,01% menjadi US$ 66,58 juta pada tahun 2023, dibanding periode yang sama tahun buku 2022 sebesar US$ 62,80 juta.
Kenaikan juga didukung keberhasilan TPMA dalam memangkas beban langsung menjadi US$ 42,65 pada tahun 2023 dari US$ 41,66 juta di tahun buku 2022. Alhasil laba kotor yang dicatatkan meningkat menjadi US$ 24,92 juta pada dari US$ 21,13 juta di tahun 2022.
Estimasi Kinerja Keuangan TPMA
Sumber: Sucor Sekuritas

