Rights Issue Tuntas, Saham FILM Disebut Menuju Rp 3.000
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT MD Entertaintment Tbk (FILM) disebut-sebut bakal dikerek menuju harga Rp 3.000 dalam menjelang tuntasnya pelaksanaan penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan target dana Rp 791,82 miliar tuntas hari ini.
Sebagaimana diketahui perseroan akan menerbitkan sebanyak 989,77 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 800 per saham. Jumlah saham baru yang diterbitkan setara dengan 9,09% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham baru tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2025. Sedangkan periode perdagangan FILM-R dilaksanakan sejak 10 Juli hingga hari ini atau 18 Juli.
Baca Juga
Transaksi Saham CDIA dan COIN Dibuka Lagi, Bakal Lanjutkan ARA?
Seorang sumber dari pasar menyebutkan bahwa usai dana jumbo masuk dari rights issue, saham FILM secara akan dikerek menuju Rp 3.000. Apalagi harga saham FILM saat ini sudah jauh di bawah rata-rata harga perdagangan dalam setahun terakhir.
Penguatan harga saham juga didukung langkah Dharmoo Punjabi, sebagai pemegang saham langsung dan pemegang saham tidak langsung melalui PT MD Copr Enterprises, yang melaksanakan haknya dalam rights issue ini, sehingga total saham yang dikendalikannya tak berubah.
Baca Juga
Rights Issue Rp 791,82 Miliar, MD Entertaintment (FILM) Patok Harga di Bawah Pasar
Manajemen FILM sebelumnya mengungkap bahwa seluruh dana rights issu ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan senilai Rp 748,20 miliar untuk pembayaran seluruh pokok utang kepada Bank Mandiri. Sisanya akan dimanfaatkan untuk untuk modal kerja, termasuk namun tidak terbatas untuk biaya produksi film, konten, gaji karyawan, dan biaya utilitas seperti biaya rutin operasional yang mencakup listrik, air dan internet.
Sedangkan berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham FILM menunjukkan penurunan dahysat telah mencapai 55,55% sepanjang year to date (ytd) menjadi Rp 1.620.

