Reliance Sekuritas Prediksi Penguatan IHSG, Tiga Saham Dipimpin ARTO Layak Dilirik
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/6/2025), diproyeksikan menguat dengan rentang pergerakan 6.815 dan resistance pada level 6.932. Empat saham pilihan GOTO, ARTO, HILL, dan BNLI.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk bullish harami, di atas MA5, indikator Stochastic golden cross pada area oversold. “Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami penguatan dengan saham pilihan GOTO, ARTO, HILL, dan BNLI,” tulisnya.
Baca Juga
Jelang Diakuisisi, Gaia Artha (GAIA) Kembali Borong Saham Publik Sumber Sinergi (IOTF)
Pergerakan indeks juga didukung sentimen positif lompatan indeks utama bursa AS setelah kemungkinan penurunan suku bunga The Fed serta antusiasme masyarakat terhadap saham berbasis AI yang sangat tinggi. Bursa Asia pagi ini dibuka melesat, seperti indeks Nikkei 225 naik 1.69% dan Kospi menguat 0,80%.
Di tengah peluang tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan saham GOTO dengan target harga Rp 70, saham ARTO direkomendasikan beli dengant arget harga Rp 1.970, HILL direkomendasikan beli dengan target harga Rp 312. Sebaliknya saham BNLI direkomendasikan sell on strength.
Pekan lalu, IHSG ditutup penurunan tipis 0,14% menjadi 6.897, sebanyak 10 saham ini justru makin melesat. Bahkan, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) bisa torehkan lompatan harga 65,57%. Pemodal asing melepas sebanyak sebanyak Rp 112,61 miliar, dibandingkan pekan sebelumnya Rp 4,51 triliun.
Baca Juga
Pemicu koreksi indeks datang dari pelemahan sejumlah saham big cap pekan ini, seperti saham DSSA, BREN, MDKA, ANTM, PTBA, dan BYAN. Sebaliknya saham yang menjadi bantalan indeks dari kejatuhan adalah AMMN, BMRI, TLKM, BNLI, BBRI, dan BRPT.
Saham dengan penguatan tertinggi dicatatkan saham PTMP dengan kenaikan dari level Rp 61 menjadi Rp 101 atau melesat menjadi 65,57%. Penguatan terbesar kedua dicatatkan anak usahanya PT Master Print Tbk (PTMR) sebanyak 55,83% dari Rp 240 menjadi Rp 374.

