Ciputra (CTRA) Tetapkan Dividen Rp 444,85 Miliar, Catat Jadwalnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2024 senilai Rp 444,85 miliar atau Rp 24 per saham. Dividen tersebut setara dengan 21% dari total laba bersih Rp 2,12 triliun pada 2024.
“Ini merupakan alokasi 21% dari laba bersih perusahaan. Untuk jadwal pembagian dividen ini adalah cum dividen tanggal 25 Juni, ex dividen tanggal 26 Juni, dan seterusnya,” jelas Head of Investor Relations Ciputra Development Aditya Ciputra Sastrawinata dalam paparan publik di Hotel Raffles Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Baca Juga
Saham Emiten Properti Menjanjikan, Pilihan Teratas CTRA dan SSIA
Selanjutnya, sisa keuntungan tahun lalu dialokasikan sebagai cadangan sebesar Rp 1 miliar dan laba ditahan Rp 1,68 triliun untuk pengembangan perusahaan.
Tahun lalu, perusahaan mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 11,18 triliun yang naik 21% (yoy), sedangkan laba bersih Ciputra mengalami kenaikan 15,17% (yoy) menjadi Rp 2,12 triliun.
Adit menjelaskan, Ciputra memiliki dua lini bisnis utama, yaitu pengembangan properti dengan membangun dan menjual rumah, ruko, apartemen, serta kantor. Lini bisnis kedua perusahaan adalah investasi properti, meliputi operasional mall, hotel, kantor sewa, serta rumah sakit.
Baca Juga
Investor Asing Berbalik Net Buy Rp 259,30 Miliar, Ini Daftar Saham yang Diborong
Bisnis pengembangan properti berkontribusi hingga 80% dari pendapatan setahun penuh tersebut, sisanya 20% berasal dari investasi properti. “Sejak awal salah satu keunggulan terbesar Ciputra Group adalah portfolio proyek yang memiliki diversifikasi dari segi tipe, produk, dan lokasi. Ciputra memiliki lebih dari 89 proyek di 34 kota di seluruh Indonesia. Diversifikasi ini yang memungkinkan kami untuk menangkap peluang pertumbuhan di berbagai wilayah dan paling pentingnya untuk mengurangi risiko ketergantungan yang terlalu besar pada pasar tertentu,” papar Adit.
Jumlah pra-penjualan Ciputra Development sepanjang 2024 juga terhitung sebagai yang tertinggi sepanjang masa dengan total Rp 11 triliun. Angka ini, telah memenuhi target yang dibuat manajemen. “Pre-sales pada 2024, Ciputra berhasil meraih rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan dan juga tertinggi dalam industri properti Indonesia,” terangnya.

