Saham Antam (ANTM) Makin ‘Menggila’, Harganya Ditargetkan Menuju Rp 3.200
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) makin ‘menggila’ hingga cetak penguatan lebih dari 91% dalam sebulan terakhir hingga jelang penutupan perdagangan sesi I, Rabu (7/5/2025).
Berdasarkan data perdagangan intraday sesi I BEI hingga pukul 11.26 WIB hari ini, saham ANTM melesat sebanyak Rp 210 (8,27%) menjadi Rp 2.750. Saham ini sempat torehkan level tertinggi intraday sesi I harga Rp 2.780. Sedangkan dalam penutupan sebulan terakhir saham ANTM telah melesat lebih dari 91% dari level Rp 1.400 pada 8 April ke level Rp 2.780 intraday sesi I hari ini.
Meski sudah mencatatkan penguatan pesat lebih dari 91% selama sebulan terakhir, peluang penguatan lebih lanjut saham emiten tambang dan ritel emas ini tetap berlanjut. Bahkan verdhana Sekuritas Indonesia mematok target harga saham ANTM level Rp 3.200 dengan rekomendasi beli.
Baca Juga
Harga Saham ANTM Naik Drastis Dalam Sebulan, Analis Beberkan Pemicu Berikut
Analis Verdhana Sekurtias Edward Prima dan Michael Wildon mengatakan, Antam memiliki sejumlah faktor penopang yang bisa membuat kinerja keuangan bakal bertumbuh pesat tahun ini. Apalagi dilihat dari realisasi kinerja keuangan kuartal I-2025 sudah melampaui target.
Dirut ANTM Nicolas D Kanter
“Kondisi ini mendorong kami untuk merevisi naik target kinerja keuangan Antam tahun ini. Begitu juga dengan target harga sahamnya direvisi naik,” tulisnya dalam riset yang dipublikasikan Rabu (7/5/2025).
Hingga kuartal I-2025, Antam menorehkan lompatan laba bersih sebanyak 794% menjadi Rp 2,1 triliun, dibandingkan tahun lalu, Realisasi laba tersebut setara dengan 51% dari consensus Bloomberg untuk tahun 2025.
Baca Juga
Harga Emas Meroket, Apa Hubungannya dengan Trump, The Fed, dan Libur di Tiongkok?
Verdhana Sekuritas merevisi naik target laba bersih Antam dari Rp 4,34 triliun menjadi Rp 6,02 triliun, dibandingkan torehan tahun 2024 senilai Rp 3,64 triliun. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan direvisi naik dari Rp 78,07 triliun menjadi Rp 98,35 triliun.
Sejalan dengan revisi naik target kinerja keuangan tersebut, Verdhana Sekuritas menaikkan target harga saham ANTM dari semula Rp 2.100 menjadi Rp 3.200. Target tersebut didasarkan perkriaan EV/EBITDA sebanyak 8 kali tahun ini dan mengimplikasikan perkiraan PE tahun ini sekitar 12,8 kali.
Target harga tersebut juga menggambarkan dividend yield ANTM bisa mencapai 6,5% tahun ini dengan sumsi seluruh keuntungan tahun lalu dibagikan sebagai dividen. Revisi naik target harga saham tersebut juga menggambarkan derasnya aliran modal asing ke pasar ANTM yang telah mencapai Rp 2,2 triliun dalam sebulan terakhir.

