Emiten Tommy Soeharto (HITS) bakal Go Private, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) berencana menjadi perusahaan tertutup (go private) dengan cara voluntary delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Seiring dengan rencana tersebut perdagangan saham HITS dihentikan sementara (suspend).
Manajemen BEI dalam pengumuman resminya di Jakarta, Rabu (26/3/2205) menyebutkan bahwa BEI telah menerima permohonan dari manajemen HITS untuk menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham HITS, seiring dengan rencana perubahan status Humpuss dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.
Baca Juga
Dua Emiten Pelayaran Tommy Seoharto (HITS dan HUMI) Rilis Kinerja Keuangan, Laba Ternyata Turun
“Berdasarkan permintaan tersebut, bursa memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham HITS di seluruh pasar mulai sesi pra pembukaan BEI 26 Maret 2025,” tulisnya.
Humpuss (HITS) merupakan perusahaan pelayaran yang dikendalikan Hutomo Mandala Putra, putra mendiang Presiden Seoharto. Hutomo atau dikenal dengan Tommy Soeharto ini menguasai sebanyak 10,4% saham HITS.
Sisanya dikuasai PT Humpuss sebanyak 45,52% saham HITS, PT Menara Cakra Buana menguasai 32,83% saham, dan sisanya investor public sebanyak 11,22% saham.
Baca Juga
30 Menit Dibuka, IHSG Langsung Melesat 200 Poin Terdorong Saham Big Bank dan Emiten Prajogo
HITS juga diketahui memiliki beberapa perusahaan, yaitu mengendalikan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI). Perseroan melalui HUMI juga tercatat sebagai pengendali tidak langsung PT GTS Internasional Tbk (GTSI).
Hingga September 2024, HITS membukukan peningkatan pendapatan bersih menjadi US$ 97,91 juta, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 81,83 juta. Meski naik, laba bersih periode berjalan perseroan turun dari US$ 10,75 juta menjadi US$ 8,47 juta.

