Gregory Hendra Lembong Bakal Gantikan Jahja Setiaatmadja Jadi Dirut Bank BCA
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu, 13 Maret 2025 mendatang.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kamis, (13/2/2025), Direktur Utama BBCA Jahja Setiaatmadja akan dicalonkan sebagai Komisaris Utama BBCA.
Baca Juga
Saham BBCA dan BRIS Jadi Pilihan Teratas, Bagaimana dengan Bank Lainnya?
Sementara pengganti posisinya, Gregory Hendra Lembong, akan diangkat menjadi Presiden Direktur BBCA. Adapun, Direktur BBCA John Kosasih diusulkan menjadi Wakil Direktur Utama yang baru.
Gregory Hendra Lembong
Selain itu, Hendra Tanumihardja juga diusulkan menjadi anggota direksi baru BBCA. Saat ini, Hendra menjabat sebagai Kepala Divisi Pengembangan Solusi Kerjasama Transaksi Perbankan di BBCA sejak September 2022.
Baca Juga
Laba Melesat 13% di 2024, Saham BBCA Diganjar Rekomendasi dan Target Harga Begini
Selain itu, agenda RUPST tersebut juga akan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Nantinya laba bersih tersebut diusulkan untuk disisihkan sebagai dana cadangan, pembagian dividen tunai, dan sisa laba bersih yang tidak ditentukan penggunaannya akan ditetapkan sebagai laba ditahan.
30 Tahun Berkarir
Gregory Hendra Lembong memiliki pengalaman perbankan di Indonesia dan di luar negeri lebih dari 30 tahun. Sebelum bergabung dengan BCA, beliau ditunjuk sebagai Chief Transformation Officer yang memimpin Program Transformasi & Strategi untuk seluruh unit atau fungsi di PT Bank CIMB Niaga Tbk sejak bulan Januari tahun 2019, sebagai Chief Fintech Officer CIMB Group Malaysia (Juni 2018 sampai dengan Desember 2018).
Dirinya juga pernah menjadi CEO Group of Transaction Banking CIMB Group Malaysia (Juli 2016 sampai dengan Desember 2018), Chief of Transaction Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk (Agustus 2013 sampai dengan Desember 2018), Regional Head of Transaction Services (cash, liquidity, FX), Asia Pacific di J.P. Morgan Asia-Pasific di Singapura (2010-2013), Global COO & Head of Business Development di Deutsche Bank London (2009-2010), dan berkarir di Citibank sejak tahun 1994 sampai dengan 2009.
Baca Juga
Mundur dari Komisaris Utama, Djohan Emir Ternyata Genggam Saham BCA (BBCA) Rp 1,07 triliun
Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan penugasan di antaranya transformation strategy & implementation, transaction banking and services, global trade finance & corporate cash management business development, regional strategy & planning, dan product solution management.
Gregory meraih gelar Bachelor of Science in Chemical Engineering dari University of Washington dan Master of Science in Engineering Economic Systems dari Stanford University di Amerika Serikat.

